Pekerja memproses batik printing yang dijual dengan harga Rp.55 ribu hingga Rp.85 ribu per meter di sentra kerajinan batik khas Blitar Mawar Putih, di Blitar, Jawa Timur, Rabu (5/8/2020). Pengrajin batik khas Blitar tersebut mengaku mulai mengalami kenaikan omzet hingga menemukan peluang pembukaan pangsa pasar baru, dengan memanfaatkan pasar digital (Marketplace) hingga media sosial daring, setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan omzet hingga 70 persen, saat pandemi COVID-19. Antara Jatim/Irfan Anshori/zk.