Lamongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamongan, menargetkan pembangunan 38 ruas jalan melalui program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) rampung pada akhir tahun 2025.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam keterangan yang diterima di Lamongan, Jawa Timur, Kamis, mengatakan bahwa program Jamula menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Dari total 38 ruas jalan, sebanyak 20 ruas dengan panjang 14,47 kilometer telah selesai dikerjakan menggunakan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp35,5 miliar,” katanya.
Ia menjelaskan, 18 ruas lainnya sepanjang 16,68 kilometer akan mulai dibangun pada Oktober hingga Desember 2025 dengan alokasi anggaran sebesar Rp48 miliar.
“Pembangunan infrastruktur, terutama jalan, akan terus kami lanjutkan di tahun-tahun mendatang agar seluruh wilayah Lamongan terhubung dengan baik,” jelasnya.
Selain pembangunan jalan itu, lanjutnya, pemerintah daerah setempat juga melaksanakan pemeliharaan rutin dan berkala untuk menjaga kualitas jalan tetap optimal.
Pemeliharaan rutin tersebut, menurut dia, dilakukan di 48 ruas jalan sepanjang 24,70 kilometer, sedangkan pemeliharaan berkala di 21 ruas sepanjang 32,18 kilometer.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Lamongan, tingkat kemantapan jalan daerah per Oktober 2025 mencapai 59,97 persen atau 400,138 kilometer, dan ditargetkan meningkat menjadi 64,79 persen atau 432,297 kilometer dari total panjang jalan kabupaten 667 kilometer pada akhir tahun.
Pemkab Lamongan targetkan 38 ruas Jamula rampung akhir 2025
Kamis, 30 Oktober 2025 6:19 WIB
Foto Arsip : Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (tengah) bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan meninjau proyek peningkatan jalan di ruas Made–Plembon, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). (ANTARA/HO-Kominfo Lamongan)
