Madiun (ANTARA) - Sebanyak 122 jamaah calon haji asal Kota Madiun, Jawa Timur mengikuti bimbingan manasik haji dalam upaya memantapkan kesiapan diri untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026.

"Bimbingan manasik tingkat kecamatan berlangsung pada 7-8 Februari di dua lokasi berbeda," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun Datik Ardiyah di Madiun, Sabtu.

Manasik pertama digelar di Kecamatan Taman dengan 110 peserta dan dipusatkan di Kantor Kelurahan Taman.

Kegiatan itu melibatkan Kemenhaj, Kemenag, serta sejumlah organisasi masyarakat seperti Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sementara itu, manasik gabungan Kecamatan Manguharjo dan Kartoharjo dilaksanakan di MAN 1 Kota Madiun dan diikuti 112 calon haji.

Penggabungan tersebut dilakukan karena jumlah calon haji di Kecamatan Manguharjo hanya 34 orang dan Kartoharjo 78 orang, sehingga belum memenuhi satu rombongan penuh.

Selain manasik tingkat kecamatan, manasik gabungan seluruh jemaah dijadwalkan berlangsung pada 16 Februari di Asrama Haji Surabaya mulai pukul 05.30 WIB.

"Kegiatan manasik ini penting agar tidak ada jemaah calon haji yang kurang paham dalam pelaksanaan ibadah haji," kata Datik.

Ia menambahkan berbagai persiapan untuk keberangkatan jamaah calon haji terus dilakukan oleh Kemenhaj Kota Madiun bekerja sama dengan pihak terkait.

Di antaranya dengan pemeriksaan kesehatan serta pemberian vaksin meningitis, influenza, dan polio yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun.

Selain itu juga persiapan pengurusan paspor dan visa yang dilakukan bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Madiun.

Berdasarkan hasil pembagian undian, para calon haji Kota Madiun tergabung dalam Kloter 22 dan dijadwalkan masuk Embarkasi Surabaya pada 27 April 2026.

Pelepasan keberangkatan calon haji masih dibahas teknisnya melalui rakor dengan sejumlah pihak terkait seperti Pemerintah Kota Madiun, Kemenhaj, serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Direncanakan pelepasan keberangkatan nanti dilakukan oleh kepala daerah.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026