Surabaya (ANTARA) - Mahasiswa difabel Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Bonifacius David Hendrawan, yang lulus dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,68 mempersembahkan kelulusan pada pada Wisuda ke-53 di kampus setempat untuk sang ibu.
“Kalau ditanya siapa yang paling berjasa, pasti Mama. Beliau teman saya mengerjakan tugas dan selalu mengingatkan bahwa setiap pilihan harus dipertanggungjawabkan dengan berani,” kata David di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Surabaya itu merupakan anak pertama dari dua bersaudara yang sejak kecil hidup berdampingan dengan disabilitas.
Kedua orang tuanya, Purwoko Alfa Kurniawan dan Ina Rostiana Ari Nugrahani, awalnya hanya berharap putranya dapat mengenal huruf dan angka.
Namun, semangat belajar David yang luar biasa membawanya menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi.
Lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya ini mendapat beasiswa penuh dari UM Surabaya bagi mahasiswa difabel.
“Semua orang di kampus memperlakukan saya dengan sangat baik. Tidak ada perbedaan. Dosen-dosen juga sangat membantu saya dalam belajar,” ujarnya.
Setiap hari, sang ibu mengantar David ke kampus dengan sepeda motor modifikasi yang mereka rancang khusus.
“Awalnya Mama belajar naik motor selama sebulan karena tidak terbiasa, tapi demi saya, Mama berani,” kenang David.
Meski kerap menghadapi kendala seperti motor mogok atau patah rangka, keduanya tak pernah menyerah.
“Mama adalah ibu terbaik di dunia. Saya selalu berdoa agar Mama diberi umur panjang dan kesehatan,” tuturnya haru.
Dalam tugas akhirnya, David meneliti peningkatan kemampuan menulis bahasa Inggris siswa kelas XII penyandang disabilitas fisik di SLB YPAC Surabaya menggunakan Instagram feed.
Ia memadukan teknologi dan pendidikan inklusif sebagai sarana pembelajaran.
“Terima kasih UM Surabaya sudah mewujudkan mimpi saya, mimpi yang dulu hanya tertulis di atas kertas, tapi kini saya bisa membuktikannya,” ucapnya penuh syukur.
Setelah lulus, David berencana membuka kursus daring bahasa Inggris agar tetap produktif dan berbagi ilmu.
“Dalam waktu dekat saya ingin memulai usaha private online bahasa Inggris. Semoga bisa terwujud,” katanya.
Kisah mahasiswa difabel UM Surabaya lulus predikat cumlaude
Sabtu, 25 Oktober 2025 16:01 WIB
Mahasiswa difabel Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Bonifacius David Hendrawan saat diwisuda dengan predikat cum laude dan IPK 3,68 pada Wisuda ke-53 di Surabaya, Jatim, Sabtu (25/10/2025). (ANTARA/HO-UMSurabaya)
Beliau teman saya mengerjakan tugas dan selalu mengingatkan bahwa setiap pilihan harus dipertanggungjawabkan dengan berani
