Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat kenaikan harga sejumlah komoditas seperti daging ayam ras hingga emas perhiasan memiliki andil utama terhadap terjadinya inflasi bulanan (month-to-month/mtm) di daerah itu sebesar 0,39 persen pada September 2025.
Kepala BPS Kota Malang Umar Sjaifudin di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, mengatakan harga daging ayam mengalami inflasi 10,66 persen dengan andil 0,15 persen terhadap inflasi dan emas perhiasan harga emas inflasi 7,48 persen dengan andil 0,13 persen.
"Daging ayam ras mengalami penipisan stok di level pedagang eceran menyebabkan lonjakan harga signifikan 10,66 persen. Kalau emas tercatat mengalami kenaikan hingga akhir September 2025 sampai 7,48 persen," kata Umar.
Kenaikan harga beberapa komoditas juga berandil terhadap terjadinya inflasi di Kota Malang, seperti harga beras yang mengalami kenaikan 0,66 persen dengan andil 0,03 persen terhadap inflasi.
Kemudian, naiknya harga sigaret kretek mesin (SKM) 1,16 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,02 persen, harga jeruk naik 7,7 persen dengan andil 0,02 persen terhadap inflasi, dan kenaikan tarif kendaraan roda dua ojek daring sebesar 7,16 persen dengan andil terhadap inflasi 0,02 persen.
Selanjutnya, kenaikan harga cabai merah sebesar 8,81 persen, cabai rawit sebesar 6,18 persen, buncis sebesar 33,06 persen, dan kentang sebesar 4,65 persen memiliki andil 0,01 persen terhadap inflasi September 2025.
Inflasi bulanan pada September 2025 di Kota Malang yang sebesar 0,39 persen berada di atas inflasi Provinsi Jawa Timur sebesar 0,23 persen dan inflasi nasional sebesar 0,21 persen.
Dengan terjadinya inflasi pada September 2025 maka inflasi tahun kalender September 2025 terhadap Desember 2024 (year-to-date/ytd) sebesar 1,76 persen dan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) September 2025 terhadap September 2024 sebesar 2,67 persen.
Inflasi bulanan sebesar 0,39 persen menjadikan Kota Malang sebagai daerah dengan persentase inflasi tertinggi kedua di Provinsi Jawa Timur, di bawah Kabupaten Sumenep dengan angka 0,41 persen.
BPS: Daging ayam ras hingga emas picu inflasi bulanan di Kota Malang
Rabu, 1 Oktober 2025 16:28 WIB
Arsip foto - Seorang pedagang daging ayam Hamidah (60), saat berada di kios miliknya di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (6/5/2022). (ANTARA/Vicki Febrianto)
Daging ayam ras mengalami penipisan stok di level pedagang eceran menyebabkan lonjakan harga signifikan
