Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur memproyeksikan penyelenggaraan bursa kerja atau job fair 2026 mampu menyerap sebanyak 3.000 tenaga kerja lulusan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) di wilayah setempat.
"Pada 2025 tenaga kerja yang terserap melalui job fair ini 2.500 orang lulusan SMA/SMK dan untuk tahun ini kami tidak muluk-muluk, paling tidak serapannya bisa 3.000 orang lulusan SMA/SMK," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMTSP) Kota Malang Arif Tri Sastyawan di Kota Malang.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di wilayah tersebur pada 2025 mencapai 5,69 persen.
Jumlah penduduk usia kerja di wilayah setempat sebanyak 694.904, dari angka itu terdapat 486.794 orang masuk kategori angkatan kerja dan 210.110 orang masuk kategori bukan angkatan kerja.
Dari total 486.794 orang yang masuk kategori angkatan kerja ada sebanyak 459.084 orang bekerja dan 27.710 orang pengangguran.
Jika melihat dari tingkat pendidikan, maka lulusan SMK menyumbang 7,24 persen terhadap TPT Kota Malang dan lulusan SMA menyumbang 5,14 persen terhadap TPT Kota Malang.
Kondisi itu yang pada akhirnya membuat Pemkot Malang memfokuskan lulusan pendidikan menengah atas untuk terserap lapangan pekerjaan.
"Makanya untuk penerimaan rata-rata itu ijazah SMA/SMK, mudah-mudahan target dari kami tercapai," ucapnya.
Arif menyampaikan dalam bursa kerja 2026 pihaknya akan menggandeng lebih banyak penyedia lapangan pekerjaan. Diproyeksikan penyelenggaraan tahun ini akan diikuti 70 perusahaan atau lebih banyak dibandingkan 2025 yang sejumlah 65 perusahaan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bursa kerja tahun ini direncanakan akan diselenggarakan pada Agustus 2026, namun pihaknya masih melakukan pembahasan mengenai tanggal hingga mekanisme pelaksanaan agenda yang menjembatani pertemuan antara penyedia lapangan pekerjaan dengan pencari kerja.
"Kalau sektornya ada perhotelan sampai industri sehingga kami tidak hanya menggandeng perusahaan dari Kota Malang tetapi sampai Pasuruan," ujar dia.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.