Bojonegoro - Anggota Komisi VII DPR RI Setya Widya Yudha meminta pemerintah mengumumkan "plant of development" (POD) sekaligus menunjuk operator unitisasi Lapangan Gas Tiung Biru (TBR) dan Jambaran Blok Cepu di Bojonegoro, Jawa Timur. "Pengumuman POD sudah termasuk memilih Pertamina sebagai operator unitisasi Lapangan Gas TBR dan Jambaran Blok Cepu," katanya, setelah Safari Idul Adha di Tuban dan Bojonegoro, Jumat. Ia menjelaskan Pertamina sangat layak sebagai operator Unitisasi TBR dan Jambaran Blok Cepu, dengan pertimbangan operator minyak Blok Cepu sudah dipegang Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan Exxon Mobil Oil Indonesia (EMOI). Apalagi, lanjutnya, Unitisasi TBR yang saat ini dikelola Pertamina EP di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo dan Lapangan Gas Jambaran Blok Cepu di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, yang dikelola MCL, bisa menghemat biaya produksi. Ia menyebutkan sesuai POD Unitisasi TBR dan Jambaran, biayanya mencapai 1,5 miliar dolar Amerika Serikat dalam waktu tiga tahun. "Paling tidak dengan adanya unitisasi pemanfaatan peralatan rig tidak harus rangkap, termasuk pembangunan fasilitas produksi kedua lapangan itu juga bisa menjadi satu," katanya, menggambarkan. (*)
Berita Terkait
Pertamina EP: Lapangan TBR Belum Bisa Berproduksi
23 Januari 2013 17:13
Warga Blokade Lapangan Minyak TBR Bojonegoro
15 Januari 2013 19:25
Pertamina EP Lakukan Pengeboran Tiung Biru C
11 Juni 2012 09:30
Gejolak warga di Eskplorasi TBR Bojonegoro Minim
30 Januari 2012 09:25
