Surabaya (ANTARA) - Surabaya terpilih sebagai tuan rumah Asia Bridge Forum (ABF) 2025 membuat posisi Kota Pahlawan semakin kuat dan dikenal oleh berbagai pihak di kancah internasional, lantaran pada ajang tersebut dihadiri oleh 170 pengusaha dari 17 negara.
Forum yang digelar pada 3-6 September 2025 dan mengusung tema HERO ini mengajak para peserta untuk mendalami dunia bisnis sekaligus mempertemukan para pemimpin bisnis lintas negara.
“Kami ingin menginspirasi para pengusaha untuk menemukan jiwa kepahlawanan dalam dirinya dan memberi dampak nyata bagi dunia bisnis dan komunitas dimana mereka berada,”kata Ketua Panitia sekaligus President EO Indonesia East FY 2024/2025 Dietmar Dutilleux di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.
Dietmar mengatakan para pemimpin bisnis lintas negara dalam forum tersebut saling berbagi pengetahuan, memperluas jejaring, membuka peluang kolaborasi baru, dan memperkenalkan Surabaya sebagai destinasi investasi dan bisnis.
Selain menghadirkan sesi forum dan diskusi yang diselenggarakan selama empat hari, ABF 2025 juga menampilkan rangkaian acara yang memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah, dan potensi bisnis Kota Surabaya.
Peserta diajak menikmati agenda kegiatan kunjungan ke beberapa pabrik di sekitar Surabaya antara lain Samator Industrial Gas, Ladang Lima, B&D Transformer, Agrinesia Raya, Kharisma Indonesia, Agrindo dan Java Pacific.
“Kehadiran ABF 2025 diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Surabaya sebagai kota bisnis dan inovasi di Asia tetapi juga memperkenalkan Surabaya sebagai destinasi wisata sejarah, budaya ke mata dunia” kata President EO Indonesia East FY 2019/2020 Caroline Gondokusumo.
Asia Bridge Forum perkuat posisi Surabaya di kancah internasional
Rabu, 10 September 2025 21:43 WIB
Pelaksanaan Asia Bridge Forum (ABF) 2025 di Surabaya, Sabtu (6/9/2025). (ANTARA/HO-ABF)
