Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kediri Jawa Timur fokus pada penanganan jalan kabupaten untuk perbaikan jalan di 22 kecamatan dengan total pekerjaan sepanjang 51.190,32 meter pada tahun 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama di Kediri Kamis mengatakan, pada 2025 ini, pemkab memang fokus untuk penanganan jalan kabupaten.
"Penanganan jalan yang sebelumnya lebih pada jalan desa, kali ini difokuskan pada jalan kabupaten. Setidaknya pada tahun 2025 ini sudah ada 78 pekerjaan penanganan jalan yang tersebar di 22 kecamatan dengan total pekerjaan sepanjang 51.190,32 meter," katanya.
Ia menjelaskan, dari 78 pekerjaan tersebut, 67 pekerjaan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi sepanjang 44.442,44 meter, enam pekerjaan pelebaran jalan sepanjang 5.214 meter, dan lima pekerjaan pembangunan jalan dengan panjang 1.533,88 meter.
“Pekerjaan-pekerjaan ada yang sudah dikerjakan, ada juga yang masih berjalan,” katanya.
Ia menambahkan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memang mendorong setiap tahun terjadi peningkatan kualitas jalan kabupaten.
Perbaikan jalan kabupaten tersebut sudah menjadi komitmen dari bupati di periode kedua pemerintahannya. Program ini bagian dari dari 17 program prioritas di periode kedua kepemimpinannya, yakni infrastruktur jalan, sehingga untuk saat ini fokus pada perbaikan jalan kabupaten.
Sejak 2021, sedikitnya ada 391 ribu meter jalan yang sudah dibangun. Perbaikan rutin dilakukan setiap tahun oleh pemkab merata di seluruh jalan desa wilayah kabupaten ini, sesuai dengan skala prioritas kerusakan.
Hingga September 2024, total ada 53.720 meter jalan di Kabupaten Kediri yang diperbaiki. Untuk total jalan yang diperbaiki atau dilakukan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi jalan mencapai 113.977 meter.
Pihaknya mengungkapkan, bahwa pemerintah daerah menargetkan kondisi kemantapan jalan kabupaten bisa naik menjadi 89 persen pada akhir 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur total ruas jalan kabupaten 1.295 kilometer. Dari panjang jalan itu, saat ini kondisi kemantapan jalan kabupaten pada angka 87 persen.
“Hingga akhir tahun 2025 kami targetkan dari yang sekarang 87 persen bisa naik setidaknya 2 persen jalan kondisi baik,” kata Irwan.
Ia mengatakan pula, untuk menaikkan kemantapan jalan hingga menjadi 89 persen itu, jalan-jalan yang kondisinya rusak berdasarkan pemetaan langsung dilakukan penanganan.
Selain itu, pemkab juga bekerja keras menjaga jalan yang kondisinya telah baik jangan sampai mengalami kerusakan.
