Surabaya - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Massey University, Selandia Baru, menjalin kerja sama dalam bidang kesehatan masyarakat, kedokteran hewan, keperawatan, dan ekonomi bisnis. "Setelah proses komunikasi secara intens antara kedua pihak selama 2-3 tahun terakhir, Vice Chancellor Massey University, New Zealand, Steve Maharey, akhirnya datang ke Unair (27/9)," kata Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair, Prof drh Romziah Sidik PhD di Surabaya, Jumat. Ia menjelaskan Steve hadir di Kantor Manajemen Unair (27/9) untuk menandatangi nota kesepahaman kerja sama antara Massey University dan Universitas Airlangga. "Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua universitas sepakat menjalin kerja sama dalam bentuk pertukaran staf, dosen, dan mahasiswa, joint seminar, program beasiswa PhD dan Master, artikulasi mahasiswa, dan program internship (magang) mahasiswa atau staf pengajar dari kedua universitas," paparnya. Menurut dia, FKH merupakan salah satu dari empat fakultas di Unair yang paling siap menjalin kerja sama dengan Massey University, bahkan FKH Unair siap menjalin kerja sama konkret dalam bidang "biosecurity". "New Zealand merupakan negara yang terkenal dengan dairy industry yang luar biasa di dunia, bahkan Indonesia masih mengimpor susu dari New Zealand. Di sana, jarang ditemui penyakit zoonosis seperti di Indonesia. Biosecurity untuk hewan, khususnya hewan ternak, di New Zealand adalah fokus kerja sama yang ingin kami lakukan," tuturnya. Dengan kerja sama antara FKH Unair dengan Massey University itu, katanya, diharapkan dapat mengantisipasi penyakit-penyakit zoonosis yang mungkin akan muncul di Indonesia. "Sekuritas peternakan menjadi penting karena Jawa Timur merupakan lumbung hewan ternak terbesar di Indonesia. Universitas Airlangga yang berpijak di bumi Jawa Timur harusnya mampu menjadi 'leader' dalam hal biosecurity, bahkan bagi dunia peternakan dan masyarakat Indonesia," ujarnya. Massey University merupakan salah satu universitas terbaik di Selandia Baru yang memiliki kurang lebih 34.000 mahasiswa dari 100 negara di dunia. Selain itu, Massey University merupakan satu-satunya universitas negeri di Selandia Baru yang mempunyai "veterinary school". Tumbuh di negara yang memiliki keunggulan dalam hal dairy industry, membuat Massey University aktif menjalin kerja sama-kerja sama dengan universitas lain di dunia yang juga memiliki konsen dengan dunia kesehatan dan memiliki veterinary school. "Kami melihat Universitas Airlangga merupakan outstanding university yang memiliki mahasiswa dan penelitian yang berkualitas. Kerja sama kami meliputi bidang kesehatan masyarakat, keperawatan, kedokteran hewan, dan ekonomi bisnis, namun di luar keempat bidang tersebut kami terbuka juga untuk kerja sama dalam hal 'exchange program, study abroad', dan 'short course'," kata Steve, sebagaimana ditirukan Romziah Sidik. (*)
Berita Terkait
Syaiful Ma'arif terpilih pimpin IKA FH Unair periode 2025-2030
- 28 Desember 2025 20:25
Tim Reformasi Polri serap aspirasi akademisi Unair Surabaya
- 27 November 2025 20:11
Menteri PU paparkan arah baru infrastruktur di Unair Surabaya
- 14 November 2025 20:59
Unair kukuhkan Prof Dessy Harisanty sebagai gubes perilaku komunikasi
- 31 Oktober 2025 16:05
Rektor Unair tekankan kolaborasi dan moralitas kepada guru besar baru
- 22 Oktober 2025 17:27
Tokoh muda inovatif: Kepemimpinan berperan dalam adopsi teknologi finansial
- 16 Oktober 2025 20:18
Ahli: Surabaya perlu pembiayaan alternatif percepat pembangunan infrastruktur
- 30 September 2025 19:58
BPN Jatim bentuk tim penyelesaian tanah kawasan Unair
- 30 September 2025 19:52
