Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur (Jatim) melibatkan perguruan tinggi atau kampus untuk ikut berkontribusi membangun kota dengan penelitian soal pembangunan kawasan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri Chevy Ning Suyudi, Jumat mengemukakan pemkot membuat program berupa lomba penelitian pembangunan Kota Kediri Tahun 2025. Kegiatan ini sekaligus mendukung implementasi Undang-Undang Otonomi Daerah.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai referensi aktual dan faktual yang diimplementasikan dalam bentuk penelitian dan pengabdian akademisi, di samping itu juga untuk menjalankan fungsi University Social Responsibility,” katanya di Kediri.
Ia menambahkan, program ini lebih kepada bantuan keuangan dari pemerintah daerah kepada para akademisi perguruan tinggi di Kota Kediri, dengan mengangkat topik terkait ruang lingkup isu pembangunan Kota Kediri.
Dirinya juga menjelaskan beberapa ketentuan yang harus ditaati peserta antara lain jenis penelitian adalah policy research atau penelitian terapan, peserta berstatus sebagai dosen ber-NIDN dari perguruan tinggi yang ada di Kota Kediri, bersifat kelompok yang terdiri dari satu ketua dengan minimal satu anggota dan maksimal empat anggota, pendidikan minimal S2 dan memiliki ID SINTA.
Berdasarkan hasil penjurian, Pemkot Kediri akan menetapkan tujuh proposal yang lolos serta memberikan bantuan pendanaan sebesar Rp20 juta untuk setiap penelitian.
Pihaknya juga telah menetapkan delapan kategori yang mendukung visi Kota Kediri "Mapan". Kategori tersebut antara lain pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, peningkatan aksesibilitas dan daya saing layanan kesehatan daerah, penguatan karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Kota Kediri.
Ada juga pembangunan inklusif dalam menghadapi aging population, kemudian penguatan ekosistem inklusif untuk penyandang disabilitas, penguatan kapasitas sosial, ekonomi, dan kepemimpinan, lalu penguatan tata kelola lingkungan berkelanjutan, dan pengembangan pariwisata dan city branding Kota Kediri.
Terkait dengan waktu pelaksanaannya, ia mengatakan kegiatan dibuka dengan sosialisasi dan pendaftaran tanggal 7 Agustus 2025 dengan batas pengumpulan proposal penelitian tanggal 29 Agustus 2025.
Untuk pengumpulan lolos proposal penelitian tanggal 5 September 2025, monitor dan evaluasi penelitian tanggal 14 dan 15 Oktober 2025, presentasi hasil penelitian tanggal 10 dan 11 Oktober 2025, dan batas pengumpulan laporan akhir tanggal 14 Oktober 2025. Sedangkan untuk link pendaftaran bisa diakses melalui laman s.id/Penelitiankdr.
“Kami ingin memfasilitasi perguruan tinggi di Kota Kediri dalam menuangkan gagasan-gagasan mereka sesuai kategori yang kita pilih untuk mendukung visi Mapan. Diharapkan hasil dari penelitian itu bisa digunakan untuk menentukan kebijakan di masa mendatang,” kata dia.
