Ponorogo (ANTARA) - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengumpulkan 19 tenaga pendidik dan kependidikan Sekolah Rakyat (SR) di rumah dinas pringgitan guna memastikan kesiapan mereka jelang dimulainya tahun ajaran baru pada 24 Juli 2025.
“Kita ingin menyamakan persepsi dengan kepala sekolah dan guru-guru SR. Keberhasilan Sekolah Rakyat sangat ditentukan dari semangat dan koordinasi yang baik," kata Sugiri saat memulai dialog dengan guru SR di rumah dinas pringgitan, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu.
Sugiri menegaskan pentingnya penyamaan visi dan semangat seluruh unsur tenaga pengajar agar pelaksanaan pendidikan di SR berjalan optimal.
SR Ponorogo merupakan sekolah berasrama dengan peserta didik yang berasal dari keluarga miskin ekstrem atau kategori desil I.
Dia menyebut perlunya pendekatan khusus dalam proses pendampingan siswa, agar pendidikan yang diberikan berdampak nyata pada peningkatan taraf hidup anak-anak.
“Ini bukan sekadar mendidik. Harus ada pendampingan menyeluruh. Harapannya dari anak-anak desil I ini bisa tumbuh menjadi individu yang mencapai desil 10,” katanya.
Untuk memastikan jalannya pendidikan dan kebutuhan siswa terpenuhi, Sugiri juga berencana berkantor di lokasi Sekolah Rakyat yang berada di Gedung IKM, Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan.
“Saya minta disiapkan ruang kecil di sana. Saya ingin bisa mendampingi anak-anak dan guru-guru, memastikan perkembangan dan kualitasnya terus terpantau,” pungkasnya.
