Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 4.172 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov Jatim formasi tahun 2024 di Graha Unesa, Surabaya, Rabu.
"ASN diharapkan bisa membangun konsistensi, tumbuhkan inovasi dan luaskan sinergi," kata Khofifah saat memberi arahan kepada para CASN yang hadir secara langsung di lokasi.
Sebanyak 2.157 CPNS dan 2.015 PPPK menerima SK dalam kesempatan tersebut. Jumlah ini tercatat sebagai yang terbanyak di Indonesia pada tahun ini.
Momen ini juga diwarnai dengan peluncuran Manajemen Talent DNA bersama ESQ Corporation yang diikuti ASN dari berbagai level. Sebanyak 34.457 PNS Jatim telah mengikuti tes tersebut.
Menurut Khofifah, penerapan budaya kerja KIS (Konsisten, Inovatif, Sinergi) menjadi penting sebagai wujud reformasi birokrasi dan percepatan kebijakan di lingkungan ASN.
"Jatim sebagai Center of Gravity pembangunan nasional butuh ASN yang bisa mendukung langkah Jatim menjadi Gerbang Baru Nusantara," ujarnya.
Ia juga menyoroti capaian transaksi Misi Dagang Pemprov Jatim antarprovinsi, seperti di NTB dan Balikpapan yang menembus Rp1 triliun, sebagai bukti pentingnya sinergi.
Di sisi inovasi, Pemprov Jatim membuka ruang luas bagi ASN untuk pengembangan diri lewat kerja sama beasiswa dengan Singapura dan King's College London di Malang.
"Kerja sama ini bagian dari menyiapkan diri menghadapi target 30 persen industri manufaktur nasional pada 2045. Jatim sendiri tahun lalu sudah mencapai 35 persen," kata Khofifah.
Founder dan CEO ESQ Corporation Ary Ginanjar Agustian menyatakan, Jatim menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan manajemen talenta berbasis AI.
"ASN bisa diketahui minat dan bakatnya, dampaknya bahkan bisa meningkat hingga 788 persen," katanya.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan Penandatanganan Kick Off Manajemen Talenta berbasis sistem merit dan MoU integrasi data antara BKD Jatim dan Bank Jatim.
Kakanreg II BKN Surabaya A. Darmuji menyatakan siap mendukung data manajemen talenta tersebut agar visi Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara dapat terwujud.
