Madiun (ANTARA) - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun, Jawa Timur mencatat sejumlah tempat wisata di wilayah setempat ramai dikunjungi wisatawan selama libur panjang sekolah yang berlangsung pada bulan Juni hingga pertengahan Juli 2025.
Kepala Bidang Pemasaran Wisata Disparpora Kabupaten Madiun Dian Widayanti di Madiun, Kamis mengatakan secara total ada sebanyak 21 objek wisata di Kabupaten Madiun yang dipantau dinas setempat. Dari jumlah tersebut, ada lima objek wisata yang menjadi favorit dan ramai dikunjungi saat liburan.
"Lima destinasi wisata favorit di Kabupaten Madiun saat libur sekolah adalah Wahana Wisata Nusantara Edupark, Umbul Square Madiun, Waduk Bening Widas Saradan, Rumah Coklat Bodag Kare, dan Pasar Wisata Pundensari," ujar Dian.
Sesuai data, selama libur sekolah jumlah pengunjung Wahana Wisata Nusantara Edupark mencapai 7.442 orang, Umbul Square Madiun sebanyak 6.598 orang, Waduk Bening Widas Saradan 5.974 orang, Rumah Coklat Bodag Kare sebanyak 3.344 orang, dan Pasar Wisata Pundensari sekitar 3.050 orang.
Adapun wisatawan yang datang berasal dari berbagai daerah, mulai daerah sekitar Madiun seperti Magetan, Ponorogo, dan Ngawi, hingga sejumlah kota lain seperti Nganjuk, Jombang, Surabaya, dan banyak lainnya.
Dian menjelaskan, banyaknya kunjungan wisata tersebut seiring adanya beberapa faktor pendorong. Di antaranya, beragamnya jenis tempat wisata yang ada di Kabupaten Madiun, mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata buatan.
Seperti Wisata Nusantara Edupark merupakan tempat wisata buatan yang menyuguhkan wahana air, seperti kolam ombak, kolam renang anak, dan olympic water park. Umbul Square juga tempat wisata buatan yang terdapat wahana kebun binatang mini.
Kemudian, Waduk Bening Widas merupakan wisata bendungan, Rumah Coklat Bodag merupakan tempat agrowisata coklat, sedangkan Pasar Wisata Pundensari merupakan wisata budaya dan kuliner jadul.
Ia menambahkan pihaknya terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk menggandeng pelaku usaha wisata swasta dalam melakukan inovasi, promosi, dan pembinaan sumber daya manusia (SDM).
"Hal itu bertujuan untuk menarik dan meningkatkan kunjungan wisatawan di wilayah Kabupaten Madiun," katanya.
