Trump ancam tingkatkan aksi militer jika negosiasi dengan Iran gagal
- 9 Mei 2026 11:28
Perlombaan lari estafet Militer. Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI-AL memanggul perahu karet dalam perlombaan lari estafet Militer di Kesatrian Marinir Moekijat, Markas Komando Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).Lari estafet Militer dengan berbagai rintangan seperti memanggul perahu karet, membawa kotak berisi amunisi senapan Panjang, membawa dua kotak berisi penuh amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG serta membawa tas rangsel dengan beban 20 kilogram tersebut bertujuan untuk pembinaan kemampuan dasar prajurit Korps Marinir untuk meningkatkan daya tahan fisik sebagai kesiapan tempur dalam menghadapi tantangan ke depan sehingga menjadi prajurit yang loyal, profesional dan militan. Antara Jatim/Umarul Faruq/abs
Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI-AL membawa kotak berisi amunisi senapan Panjang dalam perlombaan lari estafet Militer di Kesatrian Marinir Moekijat, Markas Komando Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026). Lari estafet Militer dengan berbagai rintangan seperti memanggul perahu karet, membawa kotak berisi amunisi senapan Panjang, membawa dua kotak berisi penuh amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG serta membawa tas rangsel dengan beban 20 kilogram tersebut bertujuan untuk pembinaan kemampuan dasar prajurit Korps Marinir untuk meningkatkan daya tahan fisik sebagai kesiapan tempur dalam menghadapi tantangan ke depan sehingga menjadi prajurit yang loyal, profesional dan militan. Antara Jatim/Umarul Faruq/abs
Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI-AL membawa dua kotak berisi penuh amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG dalam perlombaan lari estafet Militer di Kesatrian Marinir Moekijat, Markas Komando Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026). Lari estafet Militer dengan berbagai rintangan seperti memanggul perahu karet, membawa kotak berisi amunisi senapan Panjang, membawa dua kotak berisi penuh amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG serta membawa tas rangsel dengan beban 20 kilogram tersebut bertujuan untuk pembinaan kemampuan dasar prajurit Korps Marinir untuk meningkatkan daya tahan fisik sebagai kesiapan tempur dalam menghadapi tantangan ke depan sehingga menjadi prajurit yang loyal, profesional dan militan. Antara Jatim/Umarul Faruq/abs