Kediri (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan elpiji bersubsidi di wilayah Kediri, Jawa Timur, sebagai upaya memastikan stok aman dan cukup dalam momentum libur panjang Tahun Baru Islam 1447 H dan libur akhir pekan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengemukakan selama libur panjang Tahun Baru Islam 1447 H ini, stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan.
"Momen libur panjang, produk elpiji menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler," katanya dalam keterangannya di Kediri, Jumat.
Ia mengatakan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 63 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 999.440 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur.
Khusus untuk di Kota Kediri, terdapat tambahan tabung elpiji bersubsidi hingga 9.520 tabung, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Kediri ada tambahan sebanyak 34.720 tabung. Tambahan tersebut adalah per hari khusus saat libur Tahun Baru Islam, Jumat (27/6).
Diketahui bahwa konsumsi harian untuk Kota Kediri kurang lebih 17.920 tabung dan konsumsi harian di Kabupaten Kediri adalah kurang lebih 64.400 tabung.
Pihaknya berharap jumlah tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Islam sehingga masyarakat dapat menikmati libur panjang kali ini dengan tenang.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama elpiji," kata dia.
Pertamina, kata dia, juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan elpiji sesuai peruntukannya, yakni yang ukuran 3 kilogram merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu, serta menggunakan elpiji nonsubsidi (Brightgas) bagi masyarakat mampu.
