Sumenep - Jumlah pendaftar di sejumlah sekolah di Sumenep, hingga batas akhir penerimaan siswa baru, Selasa, minim atau tidak mencapai kuota siswa yang akan diterima. Kepala SMPN 3 Sumenep Jony Iskandar menjelaskan, untuk sementara, calon siswa yang mendaftar ke sekolahnya sejak Jumat (29/6) pekan lalu hingga Selasa, sebanyak 162 orang. "Itu terhitung Selasa pukul 11.45 WIB. Untuk sementara jumlah pendaftar di sekolah kami memang masih di bawah kuota yang ditetapkan, yakni 210 siswa. Namun, bisa saja ada tambahan, karena batas akhir pendaftaran hingga pukul 12.00 WIB," ujarnya di Sumenep. Kalau dibanding penerimaan siswa baru tahap I pada tahun ajaran 2011-2012, kata dia, jumlah pendaftar ke sekolahnya meningkat. "Pada 2011 lalu, jumlah pendaftar ke sekolah kami semula sebanyak 140 orang, dan baru ada tambahan ketika kami membuka penerimaan siswa baru tahap II. Untuk tahun ini, kami kemungkinan besar tidak akan membuka tahap II," ucapnya. Jumlah pendaftar yang belum memenuhi kuota juga terjadi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota. "Hingga batas akhir penerimaan siswa baru, jumlah calon siswa yang mendaftar ke lembaga kami sebanyak 262 orang. Itu masih di bawah kuota siswa yang akan kami terima pada tahun ajaran 2012-2013, yakni 320 orang," kata Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru MTsN Kota, Ainul Yakin. Ia juga mengemukakan, pihaknya kemungkinan besar akan membuka penerimaan siswa baru tahap II seperti tahun ajaran 2011-2012. "Kalau masih ada pendaftar dan ternyata memenuhi syarat, kemungkinan besar akan tetap kami terima sebagai siswa baru, dengan catatan belum melampaui kuota. Kalau sudah mencapai kuota, tentunya tidak bisa kami terima," paparnya. Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Sumenep, Yayak Nur Wahyudi mempersilakan pengelola sekolah yang jumlah pendaftar pada penerimaan siswa barunya belum memenuhi kuota, untuk membuka tahap II. "Kami tidak akan melarang pengelola sekolah untuk membuka penerimaan siswa baru tahap II, jika jumlah pendaftarnya belum memenuhi kuota. Itu diperkenankan," katanya. (*)
Berita Terkait
Polres Sumenep perketat pengawasan di kepulauan cegah narkoba
1 Januari 2026 17:15
Rutan Sumenep bina narapidana keterampilan membatik
1 Januari 2026 11:34
Pemkab Sumenep larang pejabat gunakan kendaraan dinas saat tahun baru
27 Desember 2025 06:41
Baznas Sumenep bantu modal pelaku UMKM warga kepulauan
12 Desember 2025 08:41
Pemkab Sumenep gandeng Medco Energi perluas ruang terbuka hijau
10 Desember 2025 07:57
Sumenep pastikan harga pupuk subsidi sesuai HET pemerintah
29 November 2025 04:40
