Surabaya (ANTARA) - Khatib Idul Fitri Ustadz Dr Arfan Mu'ammar M.Pd.I usai memimpin shalat Id di lingkungan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya berharap ketakwaan dan solidaritas dapat terus terjaga setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa.
"Ada tiga tahapan orang bertakwa, yaitu menahan amarah, memberikan maaf dan berbuat kebaikan atau bermurah hati," katanya saat dikonfirmasi terkait intisari khotbahnya di Surabaya, Senin.
Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ini mengungkapkan bahwa sejatinya makna dari beribadah di bulan Ramadhan yang harus terus diamalkan adalah meningkatkan solidaritas.
"Khususnya Ramadhan tahun ini, sebagai umat Islam tentu harus meningkatkan solidaritas karena saudara-saudara kita yang di Palestina kembali mendapatkan musibah," ujarnya.
Selain itu, solidaritas juga perlu diberikan kepada korban gempa melanda Myanmar dan Thailand.
"Ada sebagian kecil Muslim yang turut menjadi korban gempa di Myanmar. Itu harus menjadi perhatian untuk dibantu semampu kita," tuturnya.
Ketua Program Studi S-2 Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya ini juga menggugah solidaritas para pemimpin di Tanah Air setelah belum lama lalu menuai kritik dari sejumlah elemen masyarakat terkait revisi Undang-undang Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Diharapkan pemimpin bangsa ini dapat menyikapi kritik dari rakyatnya dengan bijak agar tidak melukai dan mencederai demokrasi yang selama ini telah kita bangun," tuturnya.