Surabaya (ANTARA) - PT PLN (Persero) siap memenuhi kebutuhan listrik dan energi bersih untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
Direktur Ritel dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti dalam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, memaparkan rencana pasokan listrik serta pengembangan energi hijau untuk kawasan tersebut.
"PLN tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan pelanggan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di PLN, serta peraturan dari Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN," kata Edi Srimulyanti.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Ahmad Mustaqir menegaskan PLN akan mempercepat permohonan penyambungan listrik guna mendukung percepatan pembangunan di KEK Gresik.
"Kami akan memastikan penyambungan baru curah 40 MW dapat direalisasikan dan menyala sesuai target pada Juli 2025," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, PLN dan PT BKMS juga membahas rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ground mounted dan floating dengan total kapasitas 148 MWp.
PLTS ini direncanakan terkoneksi dengan Gardu Induk PLN, mendukung pasokan listrik yang ramah lingkungan bagi industri di KEK Gresik.
Pengelola kawasan JIIPE, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), menyebutkan bahwa kebutuhan total daya listrik kawasan mencapai 500 MVA.
Saat ini, daya listrik PT Freeport sebesar 170 MVA, sementara daya listrik tarif curah tegangan menengah PT BKMS mencapai 29,5 MVA.
Direktur Operasi PT BKMS Naresh Kumar Anchalia menyampaikan bahwa kebutuhan daya ke depan untuk New BKMS diperkirakan mencapai 300,5 MVA, dengan tahapan tambahan 40 MVA pada 2025, 260 MVA pada 2028, dan 300,5 MVA pada 2029.
Naresh Kumar Anchalia mengapresiasi langkah PLN dalam memastikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
"Dengan adanya sinergi yang kuat antara PLN dan BKMS, kami optimistis KEK Gresik dapat berkembang pesat dan menarik lebih banyak investor," katanya.
PLN siap penuhi kebutuhan listrik dan energi bersih KEK Gresik
Jumat, 28 Maret 2025 17:30 WIB

Direksi dan manajemen PLN saat mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). (ANTARA/HO-PLN UID Jatim)