Surabaya (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati menyatakan ajang Mobile Legends: Bang Bang Goes to School 2025 menjadi model edukasi gim sehat yang menanamkan nilai pengendalian diri, sportivitas dan pengembangan karakter bagi pelajar sejak usia sekolah.
“MLBB Goes to School dilaksanakan untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya bermain gim secara sehat, sekaligus mengembangkan bakat mereka di bidang esports,” kata Febrina di Surabaya, Minggu malam.
Ia menjelaskan, kompetisi esports di lingkungan pendidikan perlu diarahkan tidak hanya pada kemampuan teknis bermain, tetapi juga pada pembentukan sikap dan karakter positif peserta.
Sportivitas, kerja sama tim, kedisiplinan, serta pengendalian emosi, kata dia, menjadi aspek penting yang dinilai dalam turnamen tersebut.
“Artinya tidak hanya kemampuan bermain gim saja yang bisa menjadi nomor satu, tetapi bagaimana mengendalikan diri untuk menjadi yang terbaik,” ucapnya.
Program Mobile Legends: Bang Bang Goes to School 2025 di Surabaya, lanjutnya, merupakan hasil kolaborasi Moonton Games Indonesia dengan Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan.
Turnamen ini, kata Febrina, mencapai puncaknya pada Minggu (11/1) dengan mempertandingkan pelajar tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari berbagai sekolah di Surabaya dan sekitarnya.
"Rangkaian turnamen ini dimulai dari kompetisi internal di sekolah melalui Program MLBB Teacher Ambassador yang menempatkan guru sebagai penggerak utama aktivitas bermain gim yang sehat dan terarah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro yang mewakili Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas pemilihan Jawa Timur sebagai lokasi percontohan program edukasi esports tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Moonton Games karena telah memilih Jawa Timur sebagai lokasi percontohan dan berharap kegiatan positif ini dapat menjangkau seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur,” kata Hadi.
Dalam turnamen tersebut, pada kategori sekolah dasar, tim NO NAME dari SD Manyar Sabrangan II berhasil meraih gelar juara setelah mengungguli Arpelulas Esports Club A dari SDN Petemon XIII/361 yang menempati posisi kedua.
Sementara peringkat ketiga diraih The Dark Shadow dari SDN Tandes Kidul I/110 dan posisi keempat ditempati FTM Pride dari SDIT Al-Fathimiyah.
Pada kategori sekolah menengah pertama, tim NRV dari SMP Kristen Petra 1 keluar sebagai juara usai mengalahkan ZHOLIK ESPORTS dari SMP Negeri 29 Surabaya pada babak final.
Selain meraih gelar juara, para pemenang berhak menyaksikan langsung M7 World Championship di Jakarta serta memperoleh dukungan pendidikan dengan total nilai lebih dari Rp50 juta.
Perlu diketahui, M7 World Championship merupakan ajang kompetisi kasta tertinggi Mobile Legends: Bang Bang yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara di dunia.
E-Sport
Kadisdik Surabaya: MLBB Goes to School model edukasi gim sehat
Senin, 12 Januari 2026 5:58 WIB
Tim NO NAME dari SD Manyar Sabrangan II serta tim NRV dari SMP Kristen Petra 1 mengangkat trofi usai menjadi juara MLBB Goes To School 2025 di Surabaya, Minggu (11/1/2026) malam. ANTARA/HO-Moonton
pentingnya bermain gim secara sehat
