Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Pep Guardiola terkesan dengan penampilan pemain barunya Vitor Reis yang tampil penuh pada putaran kelima Piala FA melawan Plymouth Argyle di Stadion Etihad, Minggu WIB.
Pada pertandingan ini, Reis yang masih berusia 19 tahun berperan penting dalam kemenangan 3-1 City atas Plymouth untuk membawa mereka melaju ke babak delapan besar.
“Saya sangat berterima kasih kepada klub karena telah mendatangkan Vitor dan Khusanov ke klub, jika tidak, kami tidak akan memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan atau berjuang untuk Piala FA; kami hanya akan memiliki Ruben," kata Pep, dikutip dari laman resmi City, Minggu.
Reis tampil sebagai bek tengah pada laga keduanya ini dengan bermain bersama Rico Lewis, Nathan Ake, dan Nico O'Reilly. Pada babak kedua, Reis berduet dengan Ruben Dias karena Ake cedera.
Sembilan sapuan, satu tekel, 109 sentuhan, 93 umpan dengan akurasi 94 persen, dua duel darat sukses, sembilan duel udara sukses, dan dua tembakan tidak tepat sasaran adalah statistik yang dicatatkan Reis pada laga debutnya.
“Merupakan keajaiban mereka ada di sini untuk membantu kami karena masalah yang kami hadapi, telah terjadi sepanjang musim," ucap Pep.
“Suasananya bagus. Saya merasa dalam sebulan terakhir kami jauh lebih baik. Melawan Liverpool kami bermain sangat bagus. Melawan Chelsea sangat bagus. Lupakan Madrid, mereka lebih baik. Kami berada bermil-mil jauhnya dari tempat yang kami harapkan," lanjut dia.
Pep mengatakan kedatangan Reis dan empat pemain baru lainnya yakni Omar Marmoush (26 tahun), Abdukodir Khusanov (21 tahun), Nico Gonzalez (23 tahun), dan Claudio Echeverri (19 tahun) di musim dingin ini akan membantu The Citizens selangkah demi selangkah bermain lebih baik untuk menyegel tempat Liga Champions di musim depan.
“Selangkah demi selangkah, saya melihat hal-hal baik, semua orang terhubung. Kami akan berjuang untuk berada di Liga Champions musim depan," kata dia.
Pada pertandingan ini, Maksym Talovierov (38') membawa Plymouth unggul. Namun, keunggulan ini tak dapat mereka pertahankan setelah City mencetak gol melalui gol Nico O'Reilly (45+1', 76') dan Kevin De Bruyne (90').