Jember - Jalur pendakian menuju Gunung Argopuro yang memiliki ketinggian 3.088 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Situbondo, Probolinggo, Jember dan Bondowoso, Jatim, ditutup sementara akibat cuaca buruk. "Pendakian ke Argopuro ditutup sejak 27 Januari 2012 karena cuaca ekstrem dan banyak pohon yang tumbang di jalur pendakian itu selama beberapa pekan terakhir," kata Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Jawa Timur, Sunandar Trigunajasa, di Jember, Senin. Ia menegaskan bahwa penutupan jalur pendakian Argopuro bukan karena tewasnya pendaki Zainul Arifin asal Kabupaten Situbondo yang juga mahasiswa Insitut Agama Islam Nurul Jadid (IAINJ) Probolinggo, Sabtu (4/2). Menurut Sunandar, penutupan tersebut berdasarkan evaluasi tentang kondisi cuaca buruk yang terjadi di sepanjang jalur pendakian Gunung Argopuro, sehingga pihaknya tidak akan memberikan izin pendakian kepada para pendaki atau pecinta alam. "Sejak resmi ditutup pada 27 Januari 2012, kami tidak pernah mengeluarkan izin kepada pendaki karena berbahaya," tuturnya. Ia menjelaskan penutupan jalur pendakian Argopuro berlaku untuk semua kegiatan baik penelitian maupun wisata hingga batas waktu yang tidak ditentukan. (*)
Berita Terkait
Polres Jember selesaikan 2.102 perkara kriminal selama 2025
31 Desember 2025 06:35
Okupansi penumpang di Bandara Jember meningkat saat libur Nataru
30 Desember 2025 16:33
Puluhan Gen Z ikuti diskusi bedah buku Reset Indonesia di Jember
30 Desember 2025 11:19
Polres Jember selidiki penyebab empat orang meninggal usai pesta miras
30 Desember 2025 06:15
Daop 9 Jember catat pertumbuhan penumpang 13 persen saat Nataru
29 Desember 2025 15:16
