Madiun - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di wilayah Madiun dan sekitarnya pada momentum Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2012, diperkirakan naik hingga 15 persen dibandingkan dengan hari biasa. "Sejak liburan Natal hingga jelang pergantian tahun baru 2012, jumlah permintaan pasokan ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Depot Pertamina Madiun mengalami peningkatan hingga 15 persen. Meski meningkat, namun permintaan tersebut masih tergolong normal," ujar Sales Representative PT Pertamina (Persero) Unit Pemasaran Wilayah V, Fanda Chrismianto, Selasa. Menurut dia, konsumsi normal premium di Depot Pertamina Madiun mencapai 2.000 kilo liter (KL) setiap kali pengiriman atau "delivery order" (DO). Pengiriman tersebut untuk SPBU di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Nganjuk, Kediri, Tulungagung, dan Trenggalek. "Kami sudah mengantisipasi peningkatan tersebut, terlebih BBM jenis premium. Hal ini karena premium yang paling dibutuhkan oleh konsumen," kata dia. Selain premium, konsumsi BBM jenis pertamax juga meningkat hingga 20 pertamax. Sedangkan BBM jenis solar cenderung tidak ada perubahan. Fanda menjelaskan, peningkatan konsumsi ini disebabkan oleh sejumlah aktivitas masyarakat selama liburan Natal, cuti bersama, dan pergantian tahun dari 2011 ke 2012. Selain itu, liburan Natal dan tahun baru kali ini yang bertepatan dengan liburan sekolah, juga ikut mempengaruhi. "Liburan tahun baru yang bertepatan dengan liburan sekolah akan membuat konsumsi premium meningkat untuk bepergian. Terlebih, Kota Madiun dan sekitarnya merupakan kota tujuan," terangnya. Guna mencegah kekosongan stok, pihaknya mengimbau kepada pengelola SPBU di wilayahnya untuk menambah pasokan BBM terlebih jenis premium dan pertamax.(*)
Konsumsi Premium di Madiun Naik 15 Persen
Selasa, 27 Desember 2011 16:04 WIB