Jember - Fakultas Kedokteran masih menjadi pilihan favorit bagi peserta calon mahasiswa baru yang mengikuti seleksi jalur prestasi yakni Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) Universitas Jember (Unej). Kepala Humas dan Protokol Unej, Rochani, Senin, mengatakan jumlah peserta calon mahasiswa baru jalur PMDK Unej sebanyak 2.296 orang, namun peserta yang melakukan registrasi pendaftaran sebanyak 2.219 orang. "Dari 2.219 pendaftar, sebanyak 412 di antaranya memilih Fakultas Kedokteran Unej. Padahal kuota di fakultas tersebut sebanyak 27 kursi," tuturnya. Universitas Jember membuka pendaftaran calon mahasiswa baru melalui jalur PMDK sejak Jumat (1/7) hingga Sabtu (9/7). Selain Fakultas Kedokteran, lanjut Rochani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menduduki peringkat kedua yang diminati peserta PMDK, dengan jumlah pendaftar sebanyak 145 orang. "Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) merupakan fakultas terbanyak ketiga yang diminati peserta PMDK, dengan total jumlah peserta sebanyak 138 orang, padahal kuotanya sebanyak 27 kursi," katanya, menjelaskan. Ia menjelaskan jumlah peserta PMDK tahun 2011 menurun dibandingkan tahun 2010 yang mencapai 4.909 peserta, sedangkan tahun 2011 sebanyak 2.219 orang. "Ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah peserta PMDK tahun ini menurun karena waktu pendaftaran PMDK dilaksanakan setelah pendaftaran jalur undangan, Bidik Misi, dan SNMPTN. Padahal tahun sebelumnya, PMDK dilaksanakan lebih awal," paparnya. Kuota PMDK Unej sebanyak 709 orang dengan rincian Fakultas Hukum sebanyak 52 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 56 orang, Fakultas Pertanian sebanyak 42 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 85 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 133 orang. Fakultas Sastra sebanyak 36 orang, Fakultas Teknologi Pertanian sebanyak 33 orang, Fakultas Kedokteran Gigi sebanyak 27 orang, Fakultas MIPA sebanyak 21 orang, Fakultas Kedokteran sebanyak 27 orang. Selanjutnya Fakultas Kesehatan Masyarakat sebanyak 40 orang, Fakultas Teknik sebanyak 87 orang, Fakultas Farmasi sebanyak 25 orang, Program Studi Ilmu Keperawatan sebanyak 20 orang, dan Program Studi Sistem Informasi sebanyak 25 orang.
Berita Terkait
Daop 9: Banyuwangi wilayah dengan mobilitas tertinggi selama Nataru
6 Januari 2026 22:00
Bupati Jember: PAD 2025 tembus Rp1 triliun tanpa naikkan pajak
6 Januari 2026 20:26
Situbondo perkuat sinergisitas dengan BI stabilisasi harga
6 Januari 2026 06:25
Jember siap jadi barometer kebangkitan ekonomi Tapal Kuda
6 Januari 2026 06:23
Gubernur BI berharap Tapal Kuda jadi masa depan ekonomi Indonesia
6 Januari 2026 06:22
416.945 penumpang gunakan KA di Daop Jember selama libur Nataru
5 Januari 2026 21:19
Pemkab Jember luncurkan program Peta Cinta untuk cetak KTP di kecamatan
5 Januari 2026 17:58
Relawan PMI Jember bantu pulihkan psikis anak pascabencana di Medan
3 Januari 2026 20:56
