Situbondo (ANTARA) - Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengemukakan bahwa pembangunan dermaga dan fasilitas serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan di Situbondo, Jawa Timur, merupakan salah satu bukti kejayaan pelabuhan bersejarah itu akan bangkit kembali di masa mendatang.
"Pelabuhan Panarukan merupakan pelabuhan internasional pada zaman kolonial Belanda yang sarat dengan sejarah. Kala itu digunakan sebagai lalu lintas kapal-kapal niaga untuk mengangkut hasil bumi di wilayah Jawa Timur," kata Bupati Dadang pada peresmian Kantor KSOP Kelas IV Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, Senin.
Dengan diresmikannya Kantor KSOP Kelas IV Panarukan, Masjid As Salwa di Pelabuhan Jangkar dan Masjid Al Manna Pelabuhan Kalbut, diharapkan akan berdampak bagi kepentingan publik dan kembali menjadi pelabuhan yang maju dan profesional dalam pelayanan.
Bupati Dadang menyampaikan, dua program unggulan Kabupaten Situbondo yakni ekonomi kebersamaan dan pariwisata dapat menopang aktivitas di Pelabuhan Panarukan.
"Program ekonomi kebersamaan diharapkan dapat menghidupkan aktivitas di Pelabuhan Panarukan. Hasil bumi dari pertanian dan hasil peternakan bisa dikirim melalui pelabuhan menggunakan kapal laut ke berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri," ujarnya.
Mengenai perekonomian di Kabupaten Situbondo, bupati mengatakan angkanya di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kalau kita optimistis, maka Pelabuhan Panarukan ini insyaallah akan diberi kejayaan pusat perekonomian di bagain timur Pulau Jawa, khususnya Situbondo dan Jawa Timur," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor KSOP Kelas IV Panarukan Kapten Miftahul Hadi mengatakan, dengan diresmikannya kantor KSOP Kelas IV Panarukan akan meningkatkan kinerja institusinya.
"Pembangunan kantor dan dua masjid ini dibiayai APBN. Dengan menempati kantor baru, kami bersama staf dapat meningkatkan kinerja dan dapat memberikan pelayanan publik sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan," ujarnya.
Acara peresmian Kantor KSOP Kelas IV Panarukan, juga dihadiri Direktur KPLP Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Ahmad, Kapolres Situbondo AKBP Sugandi, Kajari Nur Slamet, dan Ketua Dewan Riset Daerah Prof Saleh.
