Jadi pusat bayi kembar siam, RSUD Dr Soetomo akan kembangan bank jaringan

id Rsud dr soetomo, kembar siam, bank jaringan, dr poerwadi,kembar siam RSUD Soetomo,bank jaringan RSUD Soetomo

Jadi pusat bayi kembar siam, RSUD Dr Soetomo akan kembangan bank jaringan

Wakil ketua tim penanganan bayi kembar siam RSUD Dr Soetomo, dr Poerwadi. (Willy Irawan)

Plat itu walaupun bagaimana tetap benda asing. Tetapi bisa diterima tubuh karena sudah masuk pengujian. Alangkah manisnya kalau homograf atau sesama manusia
Surabaya (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya akan mengembangkan Surabaya Transfer Organic Center atau bank jaringan sebagai persiapan institusi tersebut menjadi rumah sakit pusat penanganan bayi kembar siam.

Wakil Ketua Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUD Dr Soetomo, dr Poerwadi, mengatakan pengembangan bank jaringan diperlukan, merujuk pada operasi salah satu kembar siam asal Kendari, Azila, yang harus memakai plat sebagai ganti tulang dadanya.

"Pada operasi Aqila dan Azila, kami kesulitan menutup rongga dada Azila, sebab kedua bayi hanya punya satu, jadi kalau dibagi tidak cukup. Sementara kalau dipaksa jantung Azila akan kedesak dan paru-paru tidak bisa mekar," katanya.

Poerwadi mengemukakan, pemakaian plat di tubuh Azila sangat aman, karena merupakan logam mulia berbentuk seperti lempengan kecil yang disekrub sehingga tidak bereaksi dengan tubuh.

"Plat itu walaupun bagaimana tetap benda asing, tetapi bisa diterima tubuh karena sudah masuk pengujian. Alangkah manisnya kalau homograf atau sesama manusia," ujarnya.

Baca juga: Bayi Azila dipasang plat sebagai ganti tulang dada
Baca juga: Dokter: Bayi Azila sempat dibedah ulang


Dia mencontohkan pada pengembangan bank jaringan, mereka yang kecelakaan lalu lintas dan meninggal saat masih muda, jaringannya seperti tulang, pembungkus jantung dan pembungkus daging bisa direlakan atau didonorkan.

"Kita sudah punya STOC, jadi siapa yang mau mendonorkan itu akan diambil dan diperlakukan utuh beberapa saja yang diserahkan," ucapnya.

Bank jaringan itu tidak hanya dipakai untuk penanganan bayi kembar siam, namun bisa dipakai pada penanganan kasus lain, seperti bagian tulang yang lepas atau hancur.

Mengenai plat yang dipakai Azila, Poerwadi mengatakan penggunaannya bisa dipakai selamanya karena akan mengikuti tumbuh kembang anak.

"Plat tidak usah dilepas karna akan mengikuti. Sebab yang bertumbuh adalah tulang rusuk," katanya.

Baca juga: Kembar siam Aqila-Azila berhasil dipisahkan setelah lima jam operasi
Baca juga: Kembar siam Aqila dan Azila akhirnya "berpisah"
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar