Partisipasi pemilu warga Tengger diharapkan lampaui target nasional

id Pemilu 2019,masyarakat Tengger,KPU Kabupaten Probolinggo,Muhammad Zubaidi,partisipasi pemilu,partisipasi pemilih,pemilih tengger

Partisipasi pemilu warga Tengger diharapkan lampaui target nasional

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Proobolinggo Muhammad Zubaidi. (Vicki Febrianto)

Untuk di Tengger, diharapkan dari target nasional untuk partisipasi 77,5 persen bisa terlampaui. Karena masyarakatnya sangat akomodatif dan patuh kepada ketua suku, dan mendukung program pemerintah

Probolinggo (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo menyatakan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Suku Tengger di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, bisa melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 77,5 persen.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi, Kamis, mengatakan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Suku Tengger yang diperkirakan meningkat tersebut disebabkan adanya peran penting dari ketua adat Suku Tengger, dalam mendorong warganya untuk menggunakan hak pilih mereka pada 17 April 2019 mendatang.

"Untuk di Tengger, diharapkan dari target nasional untuk partisipasi 77,5 persen bisa terlampaui. Karena masyarakatnya sangat akomodatif dan patuh kepada ketua suku, dan mendukung program pemerintah," kata Zubaidi kepada Antara, di Kantor KPU Kabupaten Probolinggo.

Zubaidi menjelaskan, peranan ketua adat merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Suku Tengger pada Pemilu 2019.

Hal tersebut dikarenakan dalam ajaran Suku Tengger terkait proses demokrasi di Indonesia yang selalu digaungkan oleh ketua adat setempat adalah setiap warga harus turut serta pada pemilihan umum.

Bahkan, keterlibatan ketua suku tersebut memudahkan KPU Kabupaten Probolinggo dalam melakukan sosialisasi khususnya untuk Pemilu 2019 mendatang. Khusus bagi masyarakat Tengger, KPU melakukan pendekatan kearifan lokal kebudayaan.

"Kami bisa bersosialosasi langsung dan berhadapan dengan masyarakat Tengger menggunakan kearifan lokal. Kami banyak terbantu dari peranan ketua adat Suku Tengger," kata Zubaidi.

Berdasarkan catatan, target partisipasi pemilih pada penyelenggaran Pemilu 2019 telah ditetapkan oleh KPU sebesar 77,5 persen. Pada pemilihan bupati lalu, tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Probolinggo tercatat mencapai 73 persen, namun pada Pemilu 2019 diharapkan bisa meningkat.

Secara nasional, ada kurang lebih 190 juta pemilih yang akan menggunakan hak suaranya pada pemilihan umum serentak pada 17 April 2019, dimana untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Probolinggo ada sebanyak 844.636 pemilih.(*)

Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar