Jember (Antaranews Jatim) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember menyiapkan sebanyak empat tempat pemungutan suara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk pelaksanaan Pemilu 2019.
"Kalau dulu saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur ada dua TPS khusus di Lapas Jember, namun kini kami menyiapkan empat TPS untuk narapidana dan tahanan yang punya hak pilih," kata Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi di Jember, Sabtu.
Menurutnya, KPU Jember masih akan berkoordinasi dengan pihak Lapas terkait teknis pendirian empat TPS tersebut, karena ada beberapa pertimbangan lokasi dan keamanan bagi warga binaan Lapas Jember yang harus diutamakan.
"Perlu pengamanan yang cukup ketat saat mengeluarkan narapidana dan tahanan dari selnya, sehingga secara teknis terkait pengamanan dan lokasi TPS yang tepat di Lapas masih akan dibahas lebih lanjut," tuturnya.
Ia mengatakan, partisipasi pemilih di Lapas Jember cukup tinggi dan hampir 100 persen warga binaan tersebut menyalurkan hak pilihnya, karena petugas memanggil secara bergiliran narapidana dan tahanan yang memiliki hak pilih.
"KPU juga akan menyiapkan logistik pemilu yang digunakan pemilih di Lapas Jember, karena jumlah tahanan dan narapidana di sana bisa berubah sewaktu-waktu, ada tahanan yang masuk dan narapidana yang bebas usai sudah menjalani masa hukumannya," katanya.
Sementara itu, Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Narapidana atau Tahanan (Bimkemaswat) Lapas Kelas II A Jember Bambang Heriyanto mengatakan, rencana penambahan TPS tersebut sudah dibahas bersama KPU Jember karena hingga kini ada sekitar 871 narapidana dan tahanan binaan di Lapas Jember.
"Jumlah tersebut termasuk dengan bertambahnya jumlah pemilih yang masuk daftar pemilih tambahan (DPTb) di Lapas Kelas II-A Jember, namun jumlah narapidana dan tahanan bisa bertambah karena ada tahanan yang dititipkan di Lapas," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemilu 2019 berbeda dengan Pilkada Jatim, karena yang dipilih pada pemilu mendatang cukup banyak, yakni presiden-wakil presiden, DPR, DPRD Jatim, dan DPRD Kabupaten Jember, sehingga dipastikan membutuhkan waktu yang lama.
"Penambahan TPS untuk efisiensi waktu dan kami masih mempertimbangkan lokasi TPS, sistem pengamanan, ataupun jumlah petugas jaga katena tenaga pengamanan dari Lapas Jember hanya 107 petugas," katanya.
Berdasarkan data KPU Jember, jumlah pemilih tercatat sebanyak 1.864.393 orang, dengan rincian 920.317 pemilih laki-laki dan 944.076 pemilih perempuan yang terbagi di 7.666 TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.
Ribuan TPS tersebut tersebar di 248 desa dan kelurahan yang berada 31 kecamatan se-Kabupaten Jember.(*)