Pemilih Pemilu 2019 di Ngawi Berkurang Dampak Penyempurnaan DPTHP-2

id perbaikan DPT Pemilu 2019,DPT Pemilu 2019,pemilu 2019,KPU Ngawi,logistik pemiolu 2019

Pemilih Pemilu 2019 di Ngawi Berkurang Dampak Penyempurnaan DPTHP-2

Petugas KPU Ngawi lakukan persiapan kelancaran Pemilu 2019. (Istimewa)

Ngawi (Antaranews Jatim) - Jumlah pemilih Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengalami penurunan seiring dengan Penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap dua (DPTHP-2) yang dilakukan oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Data KPU Ngawi menyebutkan, jumlah pemilih hasil penyempurnaan DPTHP-2 Pemilu 2019 di Ngawi mencapai 705.092 pemilih. Jumlah tersebut berkurang dibandingkan jumlah DPTHP-2 sebanyak 707.894 pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Ngawi Syamsul Wathoni, Sabtu mengatakan, perubahan data pemilih merupakan hal wajar. Hal itu karena DPT merupakan data bergerak.

"DPT itu data bergerak. Sebab merupakan data manusia yang setiap waktu pasti ada perubahan. Sehingga, itulah yang menyebabkan DPT berkurang, tidak mungkin bertambah, karena semua warga Ngawi yang berusia 17 tahun pada 17 April 2019 telah terdata di awal," ujar Syamsul Wathoni kepada wartawan.

Menurutnya, penurunan jumlah disebabkan karena ada warga yang meninggal dunia, ganti profesi menjadi TNI/Polri, dan pindah domisili.

Sedangkan penambahan dapat dimungkinkan bila ada warga yang melakukan perekaman data KTP elektronik, namun persentasenya kecil.

Diketahui, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Kabupaten Ngawi pada DPTHP tahap satu atau DPTHP-1 sebanyak 706.553 pemilih.

Kemudian, terpantau naik pada DPTHP tahap dua atau DPTHP-2 menjadi 707.894 pemilih. Dan setelah dilakukan penyempurnaan DPTHP-2, jumlahnya turun menjadi 705.092 pemilih.

Syamsul Wathoni menambahkan, persiapan untuk kelancaran Pemilu 2019 terus dilakukan oleh KPU Ngawi. Saat ini sejumlah logistik pemilu telah diterima dan segera dilakukan proses sortir.

Sejumlah logistik pemilu yang telah dikirim ke Ngawi tersebut di antaranya, kotak suara, tinta, sampul, bilik suara, segel, dan alat kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS). (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar