Tujuh Calon Jamaah Haji Bojonegoro Masuk Gabungan

id Kemenag Bojonegoro, masruchin, pemkab bojonegoro, calon jamaah haji, calon haji (calhaj), pendopo pemkab, pendopo malowopati, antaranews jatim

Tujuh Calon Jamaah Haji Bojonegoro Masuk Gabungan

Sejumah jamaah di kawasan Kakbah Mekkah. (Slamet Agus Sudarmojo.)

Ada tujuh calon jamaaah haji Bojonegoro yang terpisah karena masuk kloter 44 bergabung bersama calon jamaah haji Tuban, Pacitan dan Surabaya.
Bojonegoro (Antaranews Jatim)  - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan tujuh calon jamaah haji daerahnya dari 1.342  calon jamaah haji yang masuk kloter 44 akan berangkat ke Tanah Suci bergabung bersama calon jamaah haji luar daerah.

"Ada tujuh calon jamaaah haji Bojonegoro yang terpisah karena masuk kloter 44 bergabung bersama calon jamaah haji Tuban, Pacitan dan Surabaya," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bojonegoro Masruchin , di Bojonegoro, Senin.

Meski demikian, menurut  dia, tujuh calon jamaah haji itu tetap menjadi tanggung jawabnya untuk mengantarkan sampai Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Dari informasi yang kami terima ada calon haji (calhaj) yang mengundurkan diri. Tapi sampai saat ini kepastiannya belum kami terima," ujarnya.

Sesuai data, kata dia, ada calhaj atas nama Marjuki (60) warga Desa Ngraho, Kecamatan Ngraho, yang batal berangkat, disebabkan meninggal dunia.

Sesuai ketentuan yang baru, menurut dia, calhaj yang meninggal dunia bisa digantikan keluarganya, bisa anak, istrinya atau keluarga yang lainnya.

Hanya saja, lanjut dia, calhaj yang meninggal dunia dilaporkan keluarganya pada Juli, padahal yang bersangkutan sudah meninggal dunia Mei.

Oleh karena itu, kata dia, calhaj pengganti harus mengurus sendiri jadwal keberangkatannya ke Kemenag Pusat di Jakarta.

"Informasi dari yang bersangkutan diminta menunggu. Kalau sejak awal keluarganya melaporkan calhaj yang meninggal dunia itu, ya seharusnya calhaj pengganti bisa berangkat bersama calon jamaah haji Bojonegoro," ucapnya menegaskan.

Sesuai jadwal, kata dia, sebanyak 445 calon jamaah haji daerahnya masuk kloter 39, dan 445 calon haji kloter 40 berangkat pada 29 Juli pukul 14.00 WIB. Sebanyak 445 calon jamaah haji yang masuk kloter 41 berangkat pada 30 Juli pukul 02.00 WIB.

"Teknis keberangkatan calon jamaah haji ke Surabaya ditangani pemerintah kabupaten (pemkab). Sesuai perhitungan memanfaatkan 30 bus dan untuk barang bawaan akan diangkut masing-masing kloter empat truk," kata dia menjelaskan.

Ia menambahkan untuk lokasi keberangkatan calon jamaah haji daerahnya dari  pendopo pemkab, termasuk kepulangannya dari Tanah Suci. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar