Pemkot Surabaya Gelar Pameran Kerajinan Karya Dekranasda

id pameran kerajinan dekranasda,pemkot surabaya,antaranews jatim

Pemkot Surabaya Gelar Pameran Kerajinan Karya Dekranasda

Kepala Dekranasda Kota Surabaya Nanis Chaerani

Jadi, pelaku UKM tidak sekedar berkolaborasi tetapi mampu menunjukkan suatu karya untuk memajukan produk kerajinan masyarakat Surabaya
Surabaya (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota Surabaya menggelar pameran kerajinan karya anggota Dewan Kerajinan Daerah dalam rangka HUT ke-38 Dekrasnada dan Hari Kartini di Atrium Rotunda Grand City Mall Surabaya pada 18-22 April 2018.

Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Nanis Chaerani, di Surabaya, Selasa, mengatakan tema pameran produk kerajinan karya Dekranasda ini bertajuk "Kolaborasi dalam Karya".

"Jadi, pelaku UKM tidak sekedar berkolaborasi tetapi mampu menunjukkan suatu karya untuk memajukan produk kerajinan masyarakat Surabaya," katanya.

Menurut dia, pameran produk kerajinan diikuti 51 anggota Dekranasda yang akan bersinergi dengan UKM unggulan dari 31 kecamatan se-Surabaya. Ia menjelaskan bahwa 31 UKM kecamatan ini tergolong baru dan sengaja dilibatkan agar memiliki pengalaman dan ilmu di dunia usaha.

"Selain menimba ilmu diharapkan mereka bisa menjadi anggota Dekranasda," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) ini.

Selain pameran produk kerajinan karya seperti, aksesoris, batik, garmen, fashion handycraft, bunga kering dan home decoration, Nanis mengatakan Dekranasda juga menyelenggarakan workshop pembuatan beberapa jenis kain dan aksesoris kepada setiap warga yang ingin belajar di antaranya, kain ecoprint, kain shibori dan pembuatan clay dan perca garment.

"Workshop dimulai Kamis sampai Minggu (19-22 April) dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu. Khusus pembuatan clay, peserta kecamatan tidak perlu membayar," kata Nanis.

Agar acara semakin meriah, Dekranasda juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A).

Nantinya, lanjut Nanis, Dinas DP5A akan menggelar lomba mendongeng antar kecamatan dan lomba Alat Permainan Edukatif (APE), sedangkan Dinas Pendidikan menampilkan lomba vocal tunggal tingkat SD/SMP dan lomba tari kreasi tingkat SD/SMP.

"Total jumlah peserta sebanyak 131 siswa dan diharapkan akan membuat acara semakin meriah," katanya.

Ketua Panitia Pameran Kerajinan Karya Deskranasda, Wira mengatakan pameran ini akan menampilkan produk kerajinan karya yang sarat produk asli Surabaya dan pengalaman pelaku UKM yang beranekaragam mulai dari level belajar, yang laku di pasar, produk premium hingga yang paling tinggi.

"Jadi warga yang ingin menjadi pelaku UKM atau ingin belajar tidak perlu minder," katanya.

Dengan diadakannya pameran ini, Wira berharap warga Surabaya bisa memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada. Sebab, tidak hanya sekedar pameran tetapi juga mendidik serta membagikan ilmu kepada mereka yang benar-benar serius menekuni usaha kerajinan karya.

"Semoga calon pelaku UKM bisa menjadi pengusaha sehingga harkat dan martabatnya semakin terangkat di mata sesama dan Tuhan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar