Menteri HAM minta tata kelola Program MBG diperbaiki
- 4 jam lalu
Guru mendorong kereta sarat berisi paket makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di TK Al-Azhar, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (6/1/2025). Pada hari pertama pelaksanaan program MBG di Tulungagung ini pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sedianya membagikan 3.480 porsi makan untuk 3.480 siswa di 25 sekolah namun akhirnya hanya terealisasi sebanyak 1.386 porsi untuk 1.386 siswa di enam sekolah mulai enjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK karena keterbatasan tenaga memasak. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um
Menu makanan yang diberikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tulungagung, Jawa Timur, Senin (6/1/2025). Pada hari pertama pelaksanaan program MBG di Tulungagung ini pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sedianya membagikan 3.480 porsi makan untuk 3.480 siswa di 25 sekolah namun akhirnya hanya terealisasi sebanyak 1.386 porsi untuk 1.386 siswa di enam sekolah mulai enjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK karena keterbatasan tenaga memasak. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um
Siswa menyantap menu makanan yang diberikan guru melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di TK Al-Azhar, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (6/1/2025). Pada hari pertama pelaksanaan program MBG di Tulungagung ini pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sedianya membagikan 3.480 porsi makan untuk 3.480 siswa di 25 sekolah namun akhirnya hanya terealisasi sebanyak 1.386 porsi untuk 1.386 siswa di enam sekolah mulai enjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK karena keterbatasan tenaga memasak. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um
Guru mendistribusikan paket makanan untuk siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di TK Al-Azhar, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (6/1/2025). Pada hari pertama pelaksanaan program MBG di Tulungagung ini pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sedianya membagikan 3.480 porsi makan untuk 3.480 siswa di 25 sekolah namun akhirnya hanya terealisasi sebanyak 1.386 porsi untuk 1.386 siswa di enam sekolah mulai enjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK karena keterbatasan tenaga memasak. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um