Surabaya (Antaranews Jatim) - Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengoptimalkan perubahan jalur keberangkatan bus di Terminal Purabaya guna mempermudah penumpang dalam mendapatkan bus sesuai tujuan.
Kasub Unit Terminal Purabaya Dishub Surabaya Hardjo, di Surabaya, Rabu, mengatakan diubahnya jalur bus Antar-Kota Antar-Propinsi (AKAP) dan Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP) mulai 19 Maret 2018, salah satunya untuk mempersiapkan arus mudik dan balik pada Lebaran tahun ini.
"Berbagai upaya dilalukan dishub untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan para penumpang dalam mendapatkan bus sesuai jurusan," katanya.
Menurut dia, jika biasanya penumpang bus sering kebingungan dalam memilih jalur, maka saat ini tidak lagi karena sudah dibagi menjadi dua jalur bus yakni jalur 1 sampai dengan 16 khusus jalur bus AKDP, sementara jalur 17 hingga 26 khusus untuk jalur bus AKAP.
Adapun dua jalur yang berpindah seperti halnya jurusan Purwokerto, Tasikmalaya, Bandung yang dulunya berada di jalur 14, nanti akan berubah ke jalur 17. Demikian halnya jurusan Solo dan Jogja dulu di jalur 11 bakal pindah ke jalur 18.
Sedangkan jurusan Solo, Magelang yang dulu jalur 4 pindah ke 20, dan bus jurusan Tuban, Semarang yang dulunya di jalur 4 akan pindah di jalur 21.
Hardjo mengatakan dalam melakukan perubahan jalur ini, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada semua pengusaha atau PO bus. Sedangkan untuk calon penumpang, sosialisasi dilakukan dengan cara memasang sejumlah spanduk pengumunan di berbagai sudut terminal.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya sudah menempatkan banyak personil Dishub di sejumlah titik untuk mengarahkan penumpang menuju bus yang hendak ditumpangi.
"Selain pembagian jalur, kami juga melakukan pemasangan 16 unit CCTV baru di beberapa sudut lorong terminal. Hal ini dilakukan guna memantau keamanan di sekitar kawasan Terminal Surabaya," katanya. (*)
