Bondowoso, (Antara Jatim) - Bupati Bondowoso Amin Said Husni berencana melakukan efisiensi terhadap perencanaan pembangunan daerah yang sudah terencana, lantaran penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp100 miliar di Kota Tapai itu ditunda hingga 2017.
"Dari 168 kabupaten/kota di Indonesia Dana Alokasi Umum ditunda oleh pemerintah Pusat, salah satunya Kabupaten Bondowoso dan oleh karena itu saya akan melakukan efisiensi terhadap perencanaan pembangunan daerah," katanya di Bondowoso, Jawa Timur, Senin.
Ia mengemukakan, akan berkirim surat kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bondowoso untuk melakukan efisiensi atau pengetatan. Hal-hal yang perlu ditunda pembelanjaannya nantinya harus ditunda.
Penundaan DAU, kata dia, juga berdampak pada pembangunan proyek dan program pembangunan yang akan ditunda atau bahkan dihentikan. Dan saat ini pemerintah daerah harus bijaksana dalam melaksanakan program pembangunan yang bersifat prioritas.
"Untuk proyek kita akan berhati-hati dalam mengambil keputusan, karena ada sebagian pekerjaan yang sudah ditender bahkan sudah berjalan. Jangan sampai ada pekerjaan yang mangkrak karena hal ini dapat menimbulkan persoalan dikemudian hari atau setidak-tidaknya akan menyebabkan menurunnya kredibilitas pemerintah dihadapan para mitranya," paparnya.
Menurutnya, dalam waktu dekat akan mengevaluasi seberapa besar pekerjaan yang sudah berjalan, yang sudah dilelang tapi belum jalan dan pekerjaan yang belum dilelang.
"Kita akan segera mengevaluasinya, karena `update` Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Bondowoso sampai hari ini realisasi belanja sudah 52 persen, yang artinya sebagaian besar dari pekerjaan itu sudah jalan. Sedangkan realisasi pendapatan sudah 61 persen. Ini memerlukan evaluasi kajian yang cermat agar kita tidak salah dalam mengambil keputusan," tuturnya.
Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso, Adi Krisna mengatakan, pemerintah daerah jeli dalam melakukan pemangkasan anggaran terhadap sektor pembangunan yang sudah direncanakan tahun ini.
"Kami berharap pemerintah tidak memangkas rencana pembangunan yang bersifat prioritas, karena itu akan mengganggu pembangunan di Bondowoso tahun ini," ujarnya.(*)
