UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, sehingga peran pemerintah menjadi penting untuk ikut melakukan pembinaan kepada merekaSurabaya (Antara Jatim) - DPD Partai NasDem Kota Surabaya menilai peran pemerintah daerah sangat penting dalam upaya menghadapai Masyarakat Eonomi ASEAN (MEA) 2016 khususnya pembinaan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
"UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, sehingga peran pemerintah menjadi penting untuk ikut melakukan pembinaan kepada mereka," kata Sekretaris DPD Partai NasDem Surabaya VinSensius Awey kepada Antara di Surabaya, Minggu.
Selain itu, lanjut dia, pemerintah daerah selayaknya juga bisa memberikan bantuan kredit lunak yang mana dananya bisa dikelola melalui lembaga pengelolaan dana bergulir. Lembaga ini bisa dibawa Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
"Target dari pembinaan kepada pelaku usaha itu salah satunya mendapatkan sertifikasi produk yang diakui oleh 10 negara di ASEAN. Dengan adanya itu, para tenaga kerja bisa berkompetensi," kata anggota DPRD Surabaya ini.
Awey mengatakan jangan sampai para pelaku UMKM dibiarkan mencari sendiri uji kompetensi itu. Bila perlu ada pendampingan dan dibiayai oleh APBD bagi tenaga terampil tersebut untuk bisa lulus uji kompetensi.
Adapun tenaga terampil yang masuk dalam MEA dengan standar bersama, kata Awey, seperti halnya insinyur, arsitektur, akuntan, dokter gigi, tenaga survei, tenaga medis, perawat dan parawisata.
Selain itu, lanjut dia, bagi hasil usaha produksi juga harus memiliki standarisasi. Perlu ada pembinaan kepada mereka para pengusaha dalam menerapkan standar dan sertifikasi produksi sesuai ketentuan ASEAN.
"Jangan dibiarkan jalan sendiri-sendiri. Kita akan digilas dan akan jadi penonton di negeri sendiri," katanya.
Untuk itu, lanjut dia, sudah seharusnya Pemkot Surabaya mulai mengatur regulasi untuk menciptakan efektifitas dan efisiensi agar pelaku usaha bisa bersaing dipasar domestik, regional dan global. (*)
Pewarta: Abdul HakimEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026