Sidoarjo (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, melakukan proses validasi terhadap daftar pemilh tetap tambahan tahap pertama menyusul pelaksanaan pemilihan kepala daerah di kabupaten setempat.
Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo, Zainal Abidin, Rabu, mengatakan proses validasi daftar pemilih tetap tahap pertama ini dilakukan di masing-masing tempat pemungutan suara.
"Hal itu dilakukan supaya warga masyarakat sidoarjo yang memiliki hak pilih dan belum masuk dalam daftar pemilih tetap bisa masuk dan menggunakan hak pilihnya," katanya saat dikonfirmasi di Sidoarjo.
Ia mengemukakan, jika sampai dengan hari H pemilihan nanti masih ada warga yang belum masuk ke dalam daftar pemilih tetap tambahan tahap 1, maka bisa menggunakan form daftar pemilih tetap tambahan tahap 2.
"Caranya dengan menunjukkan kartu tanda penduduk yang masih berlaku kepada masing-masing petugas tempat pemungutan suara," katanya.
Nantinya, para pemilih tambahan ini akan menggunakan surat suara tambahan sebesar 2,5 persen dari total surat suara yang sudah dibuat.
"Artinya, daftar pemilh tetap tambahan ini tidak akan mengganggu jalannya proses pemilihan kepala daerah secara serentak pada 9 Desember mendatang," katanya.
Menurutnya, di Kabupaten Sidoarjo sendiri saat ini terdapat sebanyak 1.367.945 yang masuk ke dalam daftar pemilih tetap.
"Dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 2.463 tempat pemungutan suara yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo," katanya.
Ia berharap, dengan adanya pembagian DPT ini para masing-masing calon bisa melakukan koordinasi lanjutan terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sidoarjo.
"Kami berharap masing-masing pasangan calon bisa melakukan koordinasi dengan KPU jika ada sesuatu hal yang diperlukan," katanya.
Pada pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sidoarjo yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Desember 2015 mendatang akan diikuti oleh empat pasangan calon.
"Empat orang pasangan calon tersebut masing-masing MG Hadi Sutjtipto-Abdul Kholik, Ustman Iksan-Tan Mey Hwa, Saiful Ilah-Nur Achmad, Warih Andono-Imam Sugiri," katanya.(*)
