Sidoarjo (Antara Jatim) - Warga Desa Kemiri, Sidoarjo, Jawa Timur melakukan upacara kemerdekaan dengan mengenakan kostum pewayangan sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan budaya leluhur bangsa.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Kemiri, Suyitno, Senin, mengatakan, pihaknya sengaja mengajak kepada warga masyarakat sekitar untuk terus melestarikan budaya bangsa.
"Salah satunya dengan cara mengenakan kostum pewayangan pada saat pelaksanaan upacara kemerdekaan seperti sekarang ini," katanya.
Ia mengemukakan, saat ini banyak di antaranya anak-anak yang tidak mengenal tokoh pewayangan dan lebih mengenal tokoh lain yang saat ini disiarkan di televisi.
"Ironisnya warga negara asing banyak yang lebih peduli dengan budaya Indonesia dan mereka sangat mendukung kebudayaan tersebut," katanya.
Dirinya juga berpesan kepada warga untuk senantiasa mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya serta menjaga ketenteraman yang ada di lingkungan masing-masing.
"Saat ini warga masyarakat banyak yang mudah dipecah belah karena isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami meminta kepada warga masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala kemungkinan di lapangan," katanya.
Dalam upacara tersebut juga diwarnai dengan aksi teatrikal yang menggambarkan tingginya harga daging saat ini.
Dalam aksinya digambarkan seorang kaya raya membawa daging potong kemudian warga yang miskin saling berebut untuk mendapatkan daging tersebut.(*)
