PWI Sumenep Santuni Puluhan Anak Yatim

id pwi sumenep, santunan PWI, santunan yatim, anak yatim piatu, santunan PWI

PWI Sumenep Santuni Puluhan Anak Yatim

Ketua PWI Sumenep Rifai (kiri) secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak yatim dari Kecamatan Lenteng, Jumat (3/7) sore. (Slamet Hidayat)

Sumenep (Antara Jatim) - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat sore, menyantuni puluhan anak yatim piatu sekaligus buka puasa bersama mereka.

"Ini merupakan kegiatan rutin dan memang salah satu program kerja pengurus PWI Sumenep pada tahun ini," Ketua PWI Sumenep, Rifai di Sumenep.

Ia menjelaskan, sejak beberapa tahun lalu, buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim piatu merupakan tradisi bagi pengurus PWI Sumenep pada setiap Ramadhan.

"Untuk buka puasa bersama dan santunan bagi anak yatim piatu pada tahun ini merupakan hasil kerja sama dengan mitra kami dari Jogjakarta dan Sumenep," ujarnya, menerangkan.

Sementara Koordinator Bidang Kesra PWI Sumenep, Ida Okvinita menjelaskan, sebanyak 25 anak yatim piatu yang diudang buka puasa bersama sekaligus menerima santunan itu berasal dari tiga kecamatan.

"Tolong, jangan dilihat nominal maupun besaran santunannya. Ini bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada mereka. Kami ingin berbagi dengan anak yatim piatu," ujar reporter radio milik Pemkab Sumenep itu, menambahkan.

Selain buka puasa bersama dan santunan bagi anak yatim piatu, kata dia, masih ada program kerja bernuansa sosial lainnya yang digagas PWI Sumenep.

"Ada beberapa usulan dari kawan-kawan pengurus tentang rencana kegiatan sosial lainnya itu. Untuk sementara belum dipastikan," ucapnya.

Nita, sapaan Ida Okvinita, juga mengemukakan, kegiatan sosial lainnya yang biasanya dilaksanakan PWI Sumenep adalah sunatan massal dan mengunjungi pondok pesantren yang santrinya dari kalangan keluarga kurang mampu.

"PWI Sumenep itu adalah bagian dari elemen masyarakat dan tentunya kami berharap keberadaan kami bisa bermanfaat dan dirasakan secara positif oleh masyarakat," katanya, menerangkan. (*)
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar