Bojonegoro (Antara Jatim) - Para penambang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyuling secara tradisional produksi sumur minyak tua di Kecamatan Kedewan dan Malo, yang tidak dibeli Pertamina EP "Asset IV Field" Cepu, Jawa Tengah, sejak sebulan terakhir. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemkab Bojonegoro Agus Supriyanto, di Bojonegoro, Minggu, mengatakan, belum tahu berapa banyak produksi sumur minyak tua di daerahnya yang disuling penambang, karena tidak terbeli Pertamina EP "Asset IV Fiel" Cepu. Tapi, menurut dia, pemkab sudah berusaha melakukan pendekatan kepada Pertamina EP "Asset IV Field" Cepu, agar membeli seluruh produksi sumur minyak tua. "Pertamina EP "Asset IV Field" Cepu beralasan pengurangan pembelian produksi sumur minyak tua, karena faktor anggaran," jelas dia. Dari keterangan yang diperoleh, jumlah sumur minyak tua yang masuk kontrak antara Pertamina EP "Asset IV Field" Cepu, Jawa Tengah, dengan KUD Usaha Jawa Bersama, KUD Sumber Pangan, dan KUD Karya Sejahtera, sebanyak 250 sumur minyak tua. Tapi, Pertamina IV "Asset IV Field" Cepu, memperkirakan di Desa Wonocolo, Hargomulyo, dan Mbeji, Kecamatan Kedewan dan Desa Kedungsumber, Kecamatan Malo, terdapat sekitar 500 sumur minyak. Dari data yang ada, produksi sumur minyak tua yang dikelola KUD Usaha Jaya Bersama (UJB), Kecamatan Kedewan, mencapai 55 truk tangki (per tangki 5.000 liter)/hari, tapi yang dibeli hanya sekitar 25 truk. Produksi sumur minyak tua yang dikelola KUD Sumber Pangan, Kecamatan Kedewan, sekitar 25 truk tangki/hari, sedangkan yang dibeli hanya sekitar 10 truk tangki/hari. Sedangkan KUD Karya Sejahtera, Kecamatan Malo, sekitar enam truk tangki/hari, yang dibeli tiga truk tangki/hari. Seorang penambang sumur minyak tua di Kecamatan Kedewan, Sholeh, menjelaskan para penambang menyuling produksi minyak mentah yang tidak dibeli Pertamina EP "Asset IV Field" Cepu, menjadi solar atau minyak tanah. "Produksi hasil sulingan minyak mentah dijual di pasar bebas dengan harga Rp700 ribu/drum," jelas dia. Tapi, lanjut dia, sesuai kesepakatan para penambang memperoleh imbalan jasa pengambilan minyak mentah dari Pertamina EP "Asset IV Field" Cepu, sebesar Rp180 ribu/drum. "Tapi penambang lebih senang kalau minyak mentah disetor ke Pertamina EP "Asset IV Field" Cepu, sebab sah," tandasnya. (*)
Berita Terkait
BBS Kembalikan Modal Pemkab Bojonegoro Rp11,5 Miliar
26 November 2018 08:34
BBS Bojonegoro Daftarkan Seratusan Penambang Ke BPJS
15 November 2018 19:46
"Teksas Tour Manageman" Bojonegoro Pandu Pengunjung Wisata
30 Oktober 2018 07:05
Pemkab Bojonegoro Tunggu Penetapan KCAG Tujuh "Geosite"
24 Agustus 2018 06:43
Imbalan Jasa Minyak Bojonegoro Ikuti Minyak Dunia
19 Juli 2018 18:29
Tanah Lapangan Sumur Minyak Tua Bojonegoro Tidak Bisa Ditanami
5 Januari 2018 15:28
Dukung Penagihan Piutang, BBS-Kejari Bojonegoro Tanda Tangani Nota Kesepahaman
15 November 2017 14:47
BBS Bojonegoro Berencana Tangani Lingkungan Sumur Tua
9 November 2017 18:28
