Bangkalan (Antara Jatim) - Sekelompok massa pendukung mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron meminta KPK tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah kepada sang bupati itu dalam demonstrasi di Gedung DPRD Bangkalan, Senin. Massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Masyarakat Peduli Ra Fuad (Gempur) ini datang ke kantor DPRD dengan membawa berbagai jenis poster dan spanduk yang berisi seruan kepada aparat penegak hukum dan masyarakat Bangkalan. Terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron itu, para pengunjuk rasa ini menilai Kiai Fuad Amin yang merupakan keturunan ulama kharismatik Bangkalan dan bergelar "Raden" itu meringkuk di tahanan KPK karena dijebak. "Ra Fuad adalah guru masyarakat Bangkalan dan berkat kepemimpinanya, maka pembangunan di Kabupaten Bangkalan bisa berkembang pesat, serta pemerintahan berjalan aman dan kondusif," kata orator dalam aksi itu, Muskib Abbdullah Abbas. Abbas juga meminta KPK agar tidak hanya menangkap Fuad Amin Imron, tetapi juga mengusut tuntas kasus di tubuh Pertamina. "Kami mendukung upaya KPK dalam menegakkan supremasi hukum, namun jangan tebang pilih. Semua harus transparan, jangan sampai ditunggangi kepentingan polilik, yang hanya menguntungkan golongan tertentu," katanya. Unjuk rasa massa Fuad yang digerakkan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangkalan itu menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta Bangkalan "lumpuh", sehingga polisi terpaksa menutup arus lalu lintas di sepanjang jalan Soekarno-Hatta untuk mengalihkan ke jalur alternatif. Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman di hadapan pengunjuk rasa menyatakan dirinya mendukung seruan massa Gempur itu. "Supremasi hukum dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah memang harus kita dukung," katanya, dengan suara lantang. (*)
Berita Terkait
Disdik Bangkalan gandeng Kejari cegah korupsi pembangunan sekolah
21 Juli 2025 23:11
KPK panggil mantan Cabup Bangkalan Mathur Husyairi jadi saksi dana hibah
26 Juni 2025 12:17
KPK usut pengajuan hibah saat periksa anggota DPRD Bangkalan Nur Hakim
26 Juni 2025 10:29
KPK panggil anggota DPRD Bangkalan Nur Hakim jadi saksi dana hibah
25 Juni 2025 13:17
Kejari Bangkalan tahan tersangka kasus dugaan korupsi penyertaan modal
10 Juni 2025 22:45
Pemkab Bangkalan-KPK bersinergi cegah korupsi
23 April 2025 20:15
Kejari Bangkalan mulai usut dugaan korupsi BUMD
18 Agustus 2023 21:40
Tim hukum BUMD Bangkalan datangi Kejari terkait dugaan korupsi
11 Agustus 2023 15:23
