Oleh Ade Marboen Jakarta (ANTARA News) - "Kita telah terlalu lama memunggungi samudera, memunggungi laut, memunggungi teluk, memunggungi selat. Kita kembalikan kejayaan kita sebagai negara maritim. Jalesveva Jayamahe, di lautlah kita jaya," kata Presiden Joko Widodo. Itulah salah satu penggalan pidato perdana Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sidang Paripurna MPR, Jakarta, Senin. "Kita kembangkan jiwa pelaut kita, pelaut pemberani yang berani mengarungi laut dan samudera. Kita kembangkan layar. Saya berdiri di bawah kehendak rakyat dan konstitusi," kata Presiden RI ketujuh itu. Dalam pidato dengan teks yang disiapkan sekira tujuh menit itu, Joko Widodo yakin Indonesia dapat menjadi bangsa besar kreatif yang bisa menyumbang keluhuran kepada dunia. "Yakin kita semakin kuat dan berwibawa. Saya akan memastikan setiap rakyat di pelosok merasakan pembangunan. Semua instansi agar melakanakan tugasnya," kata Presiden. Jokowi juga mengutip sesanti Proklamator bangsa, Soekarno, yang menjunjung tiga sila penting Trisakti, yakni "berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam budaya. (*).
Berita Terkait
PSI targetkan 8 kursi DPRD Jatim pada Pemilu 2029
9 Januari 2026 20:25
Prabowo tegaskan tidak dikendalikan Jokowi dalam pemerintahan
6 November 2025 13:13
Prabowo sebut Jokowi berjasa memulai proyek pabrik petrokimia Lotte
6 November 2025 12:49
Jokowi nilai program awal pemerintahan Prabowo berjalan baik
17 Oktober 2025 15:22
Istana ungkap isi pertemuan Presiden Prabowo dan Jokowi
5 Oktober 2025 13:26
Wakil Ketua MPR: SBY dan Jokowi hadiri Sidang Tahunan MPR RI
15 Agustus 2025 07:51
Mensesneg: Megawati, SBY, hingga Jokowi hadiri upacara di Istana
14 Agustus 2025 15:07
Abraham Samad pastikan hadir panggilan polisi soal kasus ijazah palsu
13 Agustus 2025 11:10
