Surabaya (Antara Jatim) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 siap membangun lapangan penumpukan di dua stasiun yakni Kalimas dan Kandangan guna memperlancar arus bongkar muat petikemas. "Kami yakin kedua stasiun tersebut dapat dijadikan konsentrasi angkutan barang," kata Executive Vice President (EVP) KAI Daop 8, Junaedi, di Surabaya, Selasa. Apalagi, kata dia, pembangunan jalur kereta api ganda sudah selesai. Sementara, memang keberadaan kedua stasiun itu sengaja disiapkan untuk mengansitipasi lonjakan angkutan barang. "Namun, kini prioritas utamanya adalah pengembangan di Stasiun Kalimas. Di sana kami fokus kepada perluasan dan penguatan lahan untuk lapangan penumpukan," ujarnya. Dengan upaya tersebut, dia yakin semua angkutan barang dari Daops 8 akan dikonsentrasikan ke Kalimas. Pengembangan di sana berupa perluasan area hingga ke sisi Utara atau daerah yang selama ini ditempati warga. "Perluasan itu rencananya menjadi 5 hektare dibandingkan kondisi saat ini yang mencapai luas lahan 2,5 hektare," katanya. Secara umum, tambah dia, dari sisi area untuk pengembangan Stasiun Kalimas memang masih kurang. Tapi, untuk ketersediaan peralatan dianggap justru sudah memadai dan jumlahnya mencukupi. "Kalaupun ada penambahan peralatan, ya setelah ada perkiraan peningkatan permintaan barang," katanya. Mengenai aktivitas bongkar muat, sebut dia, rata-rata waktu di seluruh stasiun barang mencapai 200 menit atau sekitar tiga jam lebih. Untuk itu, KAI Daops 8 akan menekan aktivitas bongkar muat menjadi 1,5 jam.(*)
Berita Terkait
KAI Daop 7 Madiun layani angkutan barang 68.452 ton sepanjang 2025
9 Januari 2026 20:45
Stasiun Ketapang layani 53.646 penumpang dukung mobilitas Nataru
8 Januari 2026 15:10
KAI dukung pariwisata selama Nataru dengan Kereta Panoramic
8 Januari 2026 14:10
Daop 9: Banyuwangi wilayah dengan mobilitas tertinggi selama Nataru
6 Januari 2026 22:00
Kereta BIAS Madiun layani 56.735 penumpang selama Natal-tahun baru
5 Januari 2026 16:54
KAI layani 146.020 penumpang selama angkutan Nataru di Stasiun Malang
4 Januari 2026 19:29
KAI catat penjualan tiket tembus 4,1 juta, lampaui Nataru 2024/2025
4 Januari 2026 19:08
