Mojokerto (Antara Jatim) - Sebanyak 104 mahasiswa asing mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) yang disebut "Community Outreach Program" (COP) pada enam dusun di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, 3-25 Juli. "Ada 154 mahasiswa dari tujuh negara yang menjadi peserta COP 2014 yakni dari 104 mahasiswa asing dan 50 mahasiswa dari Indonesia," kata Penanggung Jawab COP 2014 Herri Christian Palit ST M.Eng saat meninjau COP di Dusun Kulubanyu, Desa Tawangrejo, Mojokerto, Kamis. Didampingi Kepala Unit Humas dan Informasi Studi UKP Jandy Luik MA.Comms, ia menjelaskan 104 mahasiswa asing itu berasal dari enam negara yakni Dong Seo University, Korea Selatan (27 mahasiswa); International Christian University, Jepang (28); dan Hong Kong Baptist University, Hong Kong (15). Selain itu; Inholand University, Belanda (22); St Andrew University, Jepang (1); Fu Jen University, Taiwan (2); Lignan University, Hong Kong (2); Chinese University of Hong Kong (4); Guangxi Normal University, Tiongkok (1), dan Guangxi University of Science and Techology, Tiongkok (1). Untuk 50 mahasiswa Indonesia meliputi 42 mahasiswa Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya, Jawa Timur; lima mahasiswa Uiversitas Katholik Widya Mandira, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT); dan tiga mahasiswa Universitas Ciputra, Surabaya, Jawa Timur. Menurut dia, ratusan mahasiswa itu melakukan kegiatan sosial secara kolaborasi lintas negara pada enam dusun di Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, baik kegiatan yang bersifat fisik maupun nonfisik. Keenam dusun yang menjadi lokasi KKN adalah Dusun Kulubanyu, Desa Tawangrejo; Dusun Lebak, Desa Lebakjabung; Dusun Sumber Petung, Desa Sumberjati; Dusun Sumberjati, Desa Sumberjati; Dusun Lebaksari, Desa Rejosari; dan Dusun Siman, Desa Rejosari. "Para mahasiswa itu mencoba menjawab kebutuhan masyarakat dengan kemampuan yang ada, namun setiap desa mempunyai keunikan masing-masing, karena itu bentuk kegiatan bisa menyesuaikan kondisi," katanya. Untuk program fisik antara lain pembangunan toilet komunal, renovasi gedung TK dan PAUD, renovasi fasilitas umum, rintisan budidaya ikan, dan penjernihan air, sedangkan program nonfisik antara lain kampanye lingkungan hidup, kampanye hidup bersih, pelatihan budidaya ikan, mengajar di PAUD, TK, SD, SMP, dan lainnya. "Pemenuhan akan air bersih dan rintisan budidaya ikan itu antara lain kami lakukan di Desa Kulubanyu, kami membangun kolam ikan yang diharapkan akan menjadi menu bergizi bagi anak-anak desa itu pada masa mendatang," katanya. Dalam kesempatan itu, mahasiswa Inholland, Belanda, Jake Roger, mengaku dirinya mendapatkan pengalaman yang luar biasa selama mengikuti COP di Dusun Siman, Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. "Saya mendapaykan pengalaman luar biasa, pengalaman yang sangat berbeda dengan di Belanda. Di sini, masyarakatnya sangat menghormati orang lain dan mengutamakan kebersamaan. Itu berbeda dengan di Belanda yang sangat individual," kata mahasiswa Jurusan Olahraga itu. (*)
Berita Terkait
Universitas Kristen Petra gelar "Inkubasi Menjahit" bagi UMKM
3 Juli 2023 20:32
UK Petra kampanye konsumsi gula bagi anak di Sekolah Elyon
31 Mei 2023 21:29
Festival Desain Kreatif Bharatika 2018
6 April 2018 15:30
Petra Agendakan Pertemuan Rektor se- Asia di Surabaya
4 April 2018 17:40
Teater Listen To Me
21 April 2017 19:52
Karya Mahasiswa UK Petra
9 Maret 2017 16:13
Perayaan HUT RI di Kampus
17 Agustus 2016 16:07
Mahasiswa Surabaya Kembangkan Software Baca Huruf Jawa
25 Februari 2016 19:48
