Surabaya (Antara Jatim) - Sekitar 700 peserta dari sejumlah daerah di Jawa Timur mengikuti seleksi pemain muda berbakat "Pertamina Soccer Stars" di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, pada 31 Mei - 1 Juni 2014. Assistant Manager External Relation Pertamina Marketing Operation Region V, Heppy Wulansari, kepada wartawan di Surabaya, Rabu, mengatakan, program yang telah memasuki tahun kedua ini sudah dimulai sejak 24 Mei dan akan berlangsung di enam kota. Sebelum di Surabaya, seleksi pemain sudah dilakukan di Jakarta dan Palembang pada 24-25 Mei, kemudian Makassar jadwalnya bersamaan dengan Surabaya, dilanjutkan Jayapura (6-7 Juni), dan terakhir Balikpapan (7-8 Juli). "Dari seleksi di enam kota tersebut, tim pelatih dan pemandu bakat dari Pertamina Soccer School akan menjaring sebanyak 48 pemain muda usia di bawah 13 tahun atau masing-masing kota diambil delapan pemain untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya," katanya. Seleksi tahap awal yang harus dijalani peserta meliputi beberapa rangkaian tes, terdiri dari ketrampilan dan "small side games" pada hari pertama, kemudian tes fisik dan permainan 11 lawan 11 di hari kedua. Kepala Pertamina Soccer School, Agus Pellaupessy, menambahkan ke-48 pemain muda yang terpilih akan menjalani program latihan di Pertamina Soccer Camp di bawah komando AC Milan Academy dan pelatih lokal dari Universitas Negeri Jakarta selama satu pekan. "Selanjutnya dipilih sebanyak 24 pemain terbaik yang akan memperoleh beasiswa dari Pertamina Soccer School. Para pemain muda itu akan menjalani pendidikan formal dan pelatihan sepak bola selama tiga tahun tanpa biaya apapun, sebelum dilepas ke jenjang profesional," ujar Agus. Selain itu, empat pemain muda pilihan akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pelatihan sepak bola di AC Milan Academy, Italia, selama beberapa hari. Saat ini, Pertamina Soccer School telah memiliki 47 anak didik hasil seleksi tahun pertama. Beberapa pemain binaan BUMN tersebut dipanggil memperkuat Timnas U-14 pada kejuaraan di Malaysia tahun 2012 dan kejuaraan antar-pelajar se-Asia Tenggara di Thailand tahun 2013. Ketua Asosiasi PSSI Jatim Bambang Pramukantoro mengatakan keterlibatan pihak swasta dalam pembinaan sepak bola khususnya usia dini atau muda perlu didorong, agar bibit-bibit pemain potensial dari berbagai daerah bisa terus terpantau. "Pembinaan pemain sepak bola usia dini sudah seharusnya mendapatkan porsi lebih banyak, karena masa depan sepak bola Indonesia ada di tangan pemain-pemain tersebut," ujarnya. (*)
Berita Terkait
Youbel tetap puji pemain Satria Muda, meski gagal capai final
14 Juli 2025 06:31
IBL 2025 - Satria Muda dituntut beradaptasi dengan dua pemain asing
21 Mei 2025 06:27
IBL 2025 - Kemenangan atas Pelita Jaya tingkatkan mental pemain Satria Muda
9 Maret 2025 05:36
Pelatih Pacific Caesar: Kesalahan pemain dimanfaatkan baik oleh lawan
7 Februari 2025 23:19
Gresik Petrokimia vs Jakarta Pertamina pada hari kedua Proliga 2022
8 Januari 2022 04:37
Mantan bintang MU Luis Nani pensiun dari sepak bola profesional
9 Desember 2024 15:30
Bintang sepak bola Australia akui perkembangan Timnas Indonesia
10 September 2024 13:54
The City akan dapatkan pemain bintang Piala Dunia U-17 2023
4 Januari 2024 07:26
