Oleh Cindy Dinda Andani Surabaya (Antara Jatim) - Seniman Surabaya dan Prancis memeriahkan "Grafiti Jam" dalam rangkaian acara "Street Art Festival: Surabaya x Paris" yang diselenggarakan Institut Francais Indonesia (IFI) bekerja sama dengan "Ayorek!" di Surabaya pada 16-17 April. Acara "Graffiti Jam" (melukis grafiti bersama) yang menghadirkan lima seniman grafiti Surabaya dan satu seniman grafiti Prancis itu dilaksanakan di Perumahan Kedung Baruk, Rabu. Mereka menghias dinding-dinding dengan tema Ikon Paris dan Surabaya. "Para seniman ini menghias dinding dengan tema Ikon Paris dan Surabayam seperti Menara Eiffel untuk ikon Paris dan Tugu Pahlawan untuk Ikon Surabaya. Warna yang dipakai pun dari warna bendera kedua negara. Ada merah, putih, biru untuk Prancis, dan merah putih untuk Indonesia," kata Humas IFI, Pramenda Khrisna A. Kolaborasi seniman dua negara itu melibatkan seniman grafiti Prancis, Martin Dezer, dan lima seniman grafiti Surabaya, yaitu Pino, Sleepy One, Tank, ADR1, Daskee Fsk, dan Levina Isada yang merupakan nama khas mereka di dunia graffiti. "Saya senang dapat bekerja sama dengan seniman Surabaya. Mereka seniman yang bagus-bagus, punya gaya graffitinya sendiri-sendiri. Seniman-senimannya lebih baik dari saya. Mereka juga ramah, saya diberi kaos dan topi tradisional jawa, Blangkon," kata Martin Dezer. Sementara itu, Daskee Fsk, yang bernama asli Denny ini juga berkata bahwa acara ini dapat menjadi ajang perkenalan seni dua negara. "Dengan 'Graffiti Jam' ini dapat menjadi ajang perkenalan seni dua negara, rasanya senang juga bisa tahu orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dunia graffiti," kata seniman yang memulai karirnya sejak tahun 2005 itu. Sebelum "Grafitti Jam", IFI menggelar Festival Seni Komik, "Cergamboree" mulai 2008 hingga 2013. Mulai tahun ini, festival tahunan ini mengemas ulang dengan mengangkat tema seni visual "street art". Sementata itu, pembukaan "Street Art Festival: Surabaya x Paris" akan diadakan di Galeri AJBS Surabaya pada Rabu malam yang dimeriahkan oleh DJ Ayren Mayen dan DJ Martin. Selanjutnya, pada 17 April diadakan diskusi tentang graffiti dengan seniman-seniman yang berpartisipasi dalam "Grafitti Jam" dan ditutup dengan "breakdance" dan tari hip hop. (*)
Berita Terkait
Puluhan seniman unjuk karya "Bumi" di Galeri Surabaya
6 Desember 2025 17:18
Pegiat Kesenian hidupkan semangat kepahlawanan lewat "Surabaya Hari Ini#5"
11 November 2025 07:19
Seniman Surabaya gagas konser Hari Pahlawan "Satu Jalan Perjuangan"
8 November 2025 20:16
Seniman Surabaya nilai DKS miliki peluang besar sumbang PAD
17 September 2025 13:49
Seniman Surabaya-Jerman berkolaborasi eksplor tari Celeng
16 Mei 2025 01:27
Seniman ajak masyarakat tolak kekerasan terhadap perempuan lewat film-monolog
2 Desember 2024 10:05
Pameran Pasar Seni Lukis Indonesia ke-14, hadirkan seratusan pelukis di Surabaya
5 November 2024 10:55
154 seniman hadirkan karya seni kontemporer di ARTSUBS 2024 Surabaya
26 Oktober 2024 18:04
