Patna (Antara/Reuters) - Satu laporan forensik awal telah mengkonfirmasi bahwa makan siang gratis sekolah telah menewaskan 23 anak pekan ini di negara bagian timur India, Bihar karena terkontaminasi pestisida, kata seorang pejabat senior polisi, Sabtu. Anak-anak jatuh sakit dalam beberapa menit setelah makan makanan terdiri dari nasi dan kari kentang di ruang sekolah mereka pada Selasa, selain muntah-muntah dan kejang-kejang dengan kram perut yang menyiksa. Kematian itu memicu protes di Bihar. Makan siang adalah bagian dari Skema Meal Mid-Day India yang mencakup 120 juta anak dan bertujuan untuk mengatasi masalah malnutrisi dan mendorong kehadiran di sekolah. Namun menarik keluhan luas adalah keamanan pangan. Laporan ini menemukan makanan tersebut disiapkan dengan minyak goreng yang mengandung Monokrotofos, suatu senyawa organofosfat yang digunakan sebagai pestisida pertanian, kata Ravindra Kumar, seorang pejabat senior polisi, kepada wartawan. Polisi mengatakan pada Jumat mereka menduga minyak tersebut disimpan dalam wadah yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan pestisida. Mereka masih mencari kepala sekolah sekolah, yang melarikan diri setelah banyaknya kematian itu. Organisasi Kesehatan Dunia menggambarkan Monokrotofos sebagai sangat berbahaya.
Berita Terkait
Toll road bus accident kills 15 people in Central Java's Semarang
22 Desember 2025 15:11
Rizky Ridho akui buat kesalahan fatal saat lawan Irak
23 Oktober 2025 16:25
Man killed in Southeast Sulawesi river crocodile attack found dead
7 April 2025 22:00
Chief promotes 3 officers posthumously after fatal cockfighting raid
18 Maret 2025 14:06
Ministry to summon firms linked to Ciawi fatal toll collision
5 Februari 2025 15:43
Fatal crash at Indonesia's Ciawi toll gate kills eight, injures 11
5 Februari 2025 12:45
RI demands investigation into fatal shooting of migrants in Malaysia
28 Januari 2025 14:30
MotoGP: Marquez alami diplopia setelah kecelakaan fatal di Mandalika
22 Maret 2022 21:46
