Oleh Sutarmi Gunung Kidul (Antara) - Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengatakan seorang tenaga kerja Indonesia asal Desa Krenen, Kecamatan Playen, Suwardiyono (37) meninggal di Korea Selatan karena sakit gigi. Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Gunung Kidul Eko Budiyono di Gunung Kidul, Senin, mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dari pemerintah pusat. "Kami baru menerima informasi dari pihak keluarganya. Kami akan menghubungi Pemprov DIY dan pusat untuk memastikan langkah selanjutnya," kata Eko. Adik Suwardiyo, Atmaji mengatakan kabar meninggalnya Suwardiyono langsung diterima istri korban, Wijayanti Jumat Malam, 3 Mei."Kami mendapat kabar jika kakak, meninggal karena sakit gigi,"katanya. Ia mengatakan Suwardiyono baru bekerja 6 bulan di Korea Selatan. Sebelum meninggal, Suwardiyono makan siang bersama TKI lainnya. Saat membersihkan gigi, sehabis makan, tanpa disengaja tusuk gigi mengenai gusi dan menyebabkan infeksi dan pendarahan. Melihat lukanya semakin parah, teman-teman korban kemudian langsung membawanya ke rumah sakit. "Namun karena kondisinya melemah, kakak dibawa pulang ke kontrakannya, sebelum sampai beliau meninggal," katanya. (*)
Berita Terkait
Enam TKI ilegal meninggal akibat kapalnya karam di Johor
19 Januari 2022 00:12
P4TKI catat 143 pekerja migran asal Madura meninggal dunia pada 2020
2 Mei 2021 21:19
Jenazah pekerja migran meninggal di Malaysia dipulangkan ke Sampang
17 Maret 2021 19:09
Dua jenazah pekerja Indonesia berhasil dipulangkan dari Hong Kong
26 September 2020 11:55
Wali Kota Kediri serahkan santunan kepada keluarga TKI meninggal
23 September 2020 21:43
Jenazah pekerja migran jatuh dari apartemen Malaysia tiba di Jember
24 Agustus 2020 21:07
TKI asal Jember meninggal dunia dimakamkan tanpa protokol COVID-19
8 Juli 2020 22:06
Seorang TKI asal Bangkalan meninggal dunia di Malaysia
14 Mei 2020 22:56
