Moskow (ANTARA) - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan telah berbicara dengan Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu untuk mendesaknya menahan diri dari melancarkan serangan darat ke Lebanon.
“Saya mendesak Perdana Menteri Israel untuk menjaga integritas wilayah Lebanon dan menahan diri dari serangan darat. Penting bagi para pihak untuk kembali pada perjanjian gencatan senjata,” kata Macron melalui platform X pada Rabu (4/3).
Macron menambahkan bahwa Prancis akan bekerja sama dengan para mitranya untuk mendukung angkatan bersenjata Lebanon dalam upaya mereka menghadapi Hizbullah, serta akan mengambil langkah mendesak untuk membantu warga Lebanon yang mengungsi di tengah krisis kemanusiaan di wilayah selatan negara tersebut.
Presiden Prancis itu juga menyebutkan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam.
Pembicaraan antara kedua tersebut menyusul Aoun yang pada Selasa (3/3) meminta Macron untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Israel guna menghentikan kemajuan pasukan Israel di Lebanon selatan.
Permintaan itu disampaikan Aoun setelah Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan bahwa Prancis siap membela para mitranya di Timur Tengah jika mereka meminta bantuan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
