Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur membersihkan material sampah yang menumpuk di kaki Jembatan Lama yang hanyut di Sungai Brantas guna mendukung program pemerintah Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

"Pembersihan ini bertujuan mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri untuk ikut menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Indun Munawaroh di Kediri, Rabu.

Dalam kegiatan ini, pihaknya berkolaborasi dengan berbagai unsur baik dari Jasa Tirta, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri.

Ada sekitar 40 personel yang dilibatkan. Mereka membersihkan sisa material sampah yang hanyut di Sungai Brantas. Selain menggunakan mesin, pembersihan juga dilakukan manual dengan menghanyutkan sisa material sampah.

Mayoritas sampah yang tertimbun adalah dari sisa bambu yang longsor terkena derasnya air sungai. Sisa-sisa sampah itu menumpuk di kaki Jembatan Lama Kediri, yang merupakan peninggalan cagar budaya.

"Usaha kami dari pemerintah kota ini untuk menjaga cagar budaya Jembatan Lama ini. Barongan (rumpun bambu yang lebat, terutama bagian akar, batang bawah, dan duri-duri bambu) cukup banyak. Ini kalau curah hujan cukup tinggi di daerah selatan, kami selalu mendapatkan sisa kiriman barongan dari selatan," kata dia.

Indun menambahkan kegiatan ini dituntaskan satu hari, sebab Kamis (19/2) sudah memasuki Ramadhan hari pertama.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto mengatakan pihaknya menerjunkan 10 personel dalam kegiatan ini. Selain itu, juga menurunkan dua perahu karet, untuk memantau keselamatan para petugas.

“Yang kami tekankan kepada anggota adalah mengutamakan keselamatan. Semua perlengkapan pengaman digunakan, apalagi arus sungai cukup deras,” kata dia.

Ia mengakui arus Sungai Brantas cukup deras, namun hal itu tidak menyurutkan langkah tim untuk melakukan pembersihan.

Dalam kegiatan tersebut, tim Jasa Tirta juga ikut turun. Seluruh sampah dihanyutkan kembali ke aliran Sungai Brantas wilayah Kediri untuk kemudian terkumpul di Bendung Gerak Waru Turi, Kabupaten Kediri.

Di lokasi bendungan tersebut, sampah-sampah yang hanyut dibersihkan dengan alat khusus yang tersedia di bendungan dan dibuang.



Pewarta: Asmaul Chusna
Uploader : Taufik

COPYRIGHT © ANTARA 2026