Pacitan, Jatim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Rabu, mulai memperbaiki rumah warga yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah tersebut, beberapa hari lalu.
Proses rehabilitasi dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah organisasi kemanusiaan di Pacitan.
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat kegiatan itu, termasuk Lazismu dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil prakarsa dalam perbaikan rumah saudara kita yang rusak akibat gempa bumi," katanya.
BPBD mencatat sedikitnya 51 bangunan mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga sedang.
Sebagian besar bangunan terdampak merupakan rumah tinggal warga.
Selain rehabilitasi, bantuan logistik juga telah disalurkan, termasuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp351,8 juta.
Bantuan tersebut meliputi 100 lembar selimut, 100 lembar terpal, satu tenda pengungsi, 50 paket kasur lipat, serta 30 tenda keluarga.
Erwin juga mengapresiasi semangat gotong royong warga yang bergerak cepat membantu tetangga terdampak musibah.
Ketua MDMC Pacitan Agus Hadi Prabowo mengatakan perbaikan rumah dilakukan berdasarkan hasil asesmen yang mengacu pada data BPBD.
Tahap awal difokuskan pada rumah milik Sumarno (63), warga Lingkungan Kebon, Kelurahan Ploso, yang bagian teras runtuh akibat gempa.
"Hari ini kami kirim material. Insyaallah besok mulai pengerjaan dengan tukang yang sudah disiapkan," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan Farriman Isandi Siregar bersama jajaran turut menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
Hadir pula Kepala Dinas Sosial Pacitan Heri Setijono, Camat Pacitan Dita Widi Hapsari, serta Lurah Ploso Aditya Aji Atmanta.
